Artikel Ilmiah : H1A020004 a.n. AHMAD MUJAHID TAFTAZANI

Kembali Update Delete

NIMH1A020004
NamamhsAHMAD MUJAHID TAFTAZANI
Judul ArtikelANALISIS KOORDINASI KERJA OVER CURRENT RELAY
DAN GROUND FAULT RELAY AKIBAT ARUS HUBUNG
SINGKAT SEBAGAI PENGAMAN CADANGAN PADA TRAFO 1
150/20 KV 60 MVA DI GARDU INDUK PURBALINGGA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Transformator Daya 1 merupakan salah satu transformator dari 3
transformator daya yang tersedia di Gardu Induk 150 kV Purbalingga dan terletak
pada bay transformator 1. Penelitian ini dilakukan untuk menganalisis koordinasi
kerja Over Current Relay untuk gangguan arus hubung singkat tiga fasa dan dua
fasa dan Ground Fault Relay untuk gangguan arus hubung singkat satu fasa antara
sisi incoming 20 kV dan juga sisi 150 kV. Menurut standar SPLN 52-1:2022, jeda
waktu kerja rele antar zona adalah 0,3 - 0,4 detik.
Setelah dilakukan perhitungan, jeda waktu kerja OCR antara sisi
incoming 20 kV dan sisi 150 kV adalah 0,4651 sampai 0,4668 detik untuk
gangguan hubung singkat 3 fasa dan juga 0,5069 sampai 0,5088 detik untuk
gangguan hubung singkat 2 fasa. Sementara itu, jeda waktu kerja GFR antara sisi
incoming 20 kV dan sisi 150 kV adalah 0,8445 sampai 0,8473 detik untuk
gangguan hubung singkat 1 fasa. Oleh karena itu, dilakukanlah resetting untuk
nilai TMS baru OCR dan GFR di sisi 150 kV dengan TMS baru OCR sebesar
0,324 detik dan TMS baru GFR sebesar 0,5166 detik. Setelah didapatkan nilai
TMS baru tersebut, jeda waktu kerja rele yang diperoleh antara sisi incoming 20
kV dan sisi 150 kV adalah 0,3638 sampai 0,3651 detik untuk gangguan hubung
singkat 3 fasa. Untuk gangguan hubung singkat 2 fasa didapat jeda waktu sebesar
0,3964 sampai 0,3979 detik. Sementara itu, untuk gangguan arus hubung singkat
1 fasa diperoleh jeda waktu sebesar 0,3983 sampai 0,3998 detik. Diharapkan nilai
setting peralatan tersebut dapat meminimalisir kerusakan peralatan dan
meningkatkan keamanan akibat gangguan arus hubung singkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Power Transformer 1 is one of the 3 power transformers available at the
Purbalingga 150 kV Substation and is located in transformer bay 1. This research
was conducted to analyze the work coordination of the Over Current Relay for
three-phase and two-phase short circuit current disturbances and the Ground
Fault Relay. for single phase short circuit current disturbances between the
incoming 20 kV side and also the 150 kV side. According to the SPLN 52-1:2022
standard, the relay working time delay between zones is 0.3 - 0.4 seconds.
After calculations, the OCR working time lag between the incoming 20
kV side and the 150 kV side is 0.4651 to 0.4668 seconds for a 3 phase short circuit
fault and also 0.5069 to 0.5088 seconds for a 2 phase short circuit fault.
Meanwhile, the GFR working time lag between the incoming 20 kV side and the
150 kV side is 0.8445 to 0.8473 seconds for a single phase short circuit fault.
Therefore, resetting was carried out for the new TMS OCR and GFR values on the
150 kV side with the new TMS OCR of 0.324 seconds and the new TMS GFR of
0.5166 seconds. After obtaining the new TMS value, the relay working time lag
obtained between the incoming 20 kV side and the 150 kV side is 0.3638 to 0.3651
seconds for a 3 phase short circuit fault. For a 2-phase short circuit, the time lag
is 0.3964 to 0.3979 seconds. Meanwhile, for single-phase short circuit current
disturbances, a time lag of 0.3983 to 0.3998 seconds is obtained. It is hoped that
the equipment setting value can minimize equipment damage and increase safety
due to short circuit current disturbances.
Kata kuncikoordinasi rele, over current relay, dan ground fault relay
Pembimbing 1Hari Prasetijo S.T., M. T.
Pembimbing 2Muhammad Syaiful Aliim. S.T., M.T.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman72
Tgl. Entri2024-01-27 13:29:05.556393
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.