Artikel Ilmiah : I1A018057 a.n. HANIN HARISA ULYA
| NIM | I1A018057 |
|---|---|
| Namamhs | HANIN HARISA ULYA |
| Judul Artikel | DETERMINAN PENCEGAHAN PERILAKU SEKSUAL BERISIKO PADA REMAJA DI SMAN 2 SLEMAN |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang : Permasalahan remaja yang masih banyak terjadi diantaranya adalah pernikahan dini, HIV/AIDS, married by accident atau MBA dan perilaku seksual berisiko pranikah. Dengan memahami faktor risiko perilaku seksual berisiko pada remaja, dibutuhkan pemahaman mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui determinan pencegahan perilaku seksual berisiko pada siswa-siswi di SMAN 2 Sleman. Metodologi : Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan Cross-sectional. Populasi penelitian ini yaitu siswa-siswi SMAN 2 Sleman sejumlah 428. Jumlah sampel sebesar 114 responden ditentukan melalui teknik Simple Random Sampling. Instrumen penelitian adalah angket dan dokumentasi. Data dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat. Hasil : Analisis uji Chi Square variabel yang berhubungan dengan pencegahan perilaku seksual berisiko : peran teman sebaya (0,029), peran keluarga (0,003) dan, motivasi diri (0,005). Sedangkan variabel yang tidak berhubungan : pengetahuan (1,000), sikap (0,060), paparan media sosial (0,435), dan peran guru (0,133). Hasil analisis multivariat menunjukkan peran keluarga merupakan variabel yang paling berpengaruh dengan Odds Ratio (OR) 3,068. Kesimpulan : Mayoritas usia remaja 17 tahun, berjenis kelamin Perempuan, dan status tidak berpacaran. Variabel yang berhubungan adalah peran teman sebaya, peran keluarga, dan motivasi diri. Variabel yang tidak berhubungan adalah pengetahuan, sikap, paparan media sosial, dan peran guru. Variabel yang sangat berpengaruh adalah peran keluarga. Remaja yang mempunyai peran keluarga baik memiliki kemungkinan 3,068 lebih besar melakukan pencegahan perilaku seksual berisiko. Saran bagi remaja sebaiknya meningkatkan literasi tentang perilaku seksual remaja dan sekolah sebaiknya meningkatkan penyuluhan promosi kesehatan reproduksi. Kata Kunci : Remaja, Perilaku Seksual Berisiko, Pencegahan Perilaku Seksual Berisko, Peran Keluarga, Motivasi Diri, Seksual Pranikah |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Problems that still occur among teenagers include early marriage, HIV/AIDS, marriage by accident or MBA, and risky sexual behavior before marriage. To understand the risk factors for risky sexual behavior in adolescents, an understanding of the influencing factors is needed. This research aims to determine the determinants of preventing risky sexual behavior among students at SMAN 2 Sleman. Methodology: This study used a quantitative method with a cross sectional approach. The population of this study was students of SMAN 2 Sleman which total is 428 people. sejumlah 428. The sample is recruited by Simple Random Sampling, counted 114 respondents. The research instruments are questionnaires and documentation. Data was analyzed in univariate, bivariate and multivariate. Results: Analysis used the Chi Square test. Variables related to prevention risk sexual behavior with p-values less than 0,05 is : friend roles (0,029), family roles (0,003) and, self motivation (0,005). Meanwhile variables not related to prevention risk sexual behavior with p-values more than 0,05 is : Knowledge (1,000), attitudes (0,060), social media exposure (0,435), and teacher roles (0,133). Multivariate analysis showed that family roles is the most influential variable with Odds Ratio (OR) 3,068. Conclusion: The majority of teenagers are 17 years old, female, and not in a relationship. Related variables are the role of peers, the role of family, and selfmotivation. Unrelated variables are knowledge, attitudes, social media exposure, and teacher role. A very influential variable is the role of the family. Adolescents who have a good family role are 3,068 more likely to prevent risky sexual behavior. Suggestions for teenagers should increase literacy about adolescent sexual behavior, and schools should increase reproductive health promotion education. Keywords: Adolescents, Sexual Risk Behavior, Prevention Risk of Sexual Behavior, Family Roles, Self Motivation, Premarital Sexual. |
| Kata kunci | Remaja, Perilaku Seksual Berisiko, Pencegahan Perilaku Seksual Berisko, Peran Keluarga, Motivasi Diri, Seksual Pranikah |
| Pembimbing 1 | Elviera Gamelia, SKM, M.Kes |
| Pembimbing 2 | Windri Lesmana Rubai, S.Gz, M.P.H |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2024-01-26 18:56:51.09002 |