Artikel Ilmiah : D1A018020 a.n. NURHALIMAH

Kembali Update Delete

NIMD1A018020
NamamhsNURHALIMAH
Judul ArtikelAnalisis Trend Populasi dan Pemetaan ilayah Basis Pengembangan Ternak Kerbau di Kabupaten Brebes
Abstrak (Bhs. Indonesia)NURHALIMAH, Analisis Trend Populasi dan Pemetaan Wilayah Basis Pengembangan Ternak Kerbau di Kabupaten Brebes. Penelitian dilaksanakan pada tanggal 3 desember 2022 sampai 13 Juli 2023 di Kabupaten Brebes, Provinsi Jawa Tengah, dengan tujuan mengetahui dan menganalisis trend populasi ternak kerbau di Kabupaten Brebes selama 10 tahun terakhir dan mengetahui basis pengembangan ternak kerbau di Kabupaten Brebes. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode survey dengan menggunakan data sekunder sebagai data utama. Data pendukung dapat menggunakan data primer dengan metode purposive sampling yaitu berdasarkan wilayah yang mempunyai indeks LQ>1. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif, analisis regresi linier sederhana dan indeks LQ. Hasil penelitian menunjukan bahwa pada tahun 2022 populasi ternak kerbau di Kabupaten Brebes mencapai 6.553 ekor dan populasi ternak ruminansia sebanyak 227.293 ekor. Hasil analisis trend dapat menghasilkan persamaan regresi Y=7964,3-79,933x. Hasil tersebut menunjukan bahwa populasi ternak kerbau dari tahun 2013 sampai dengan 2022 menunjukan trend yang negatif atau mengalami penurunan 80 ekor untuk setiap tahunnya. Kecamatan yang merupakan wilayah basis pengembangan ternak kerbau dengan kriteria LQ>1 antara lain Kecamatan Salem, Bantarkawung, Tonjong, Larangan, dan Songgom.
Abtrak (Bhs. Inggris)NURHALIMAH, Population Trend Analysis and Mapping of Buffalo Livestock Development Base Areas in Brebes Regency. The research was carried out from 3 December 2022 to 13 July 2023 in Brebes Regency, Central Java Province, with the aim of knowing and analyzing buffalo population trends in Brebes Regency over the last 10 years and knowing the basis for buffalo livestock development in Brebes Regency. The research method used is a survey method using secondary data as the main data. Supporting data can use primary data with a purposive sampling method, namely based on areas that have an LQ index>1. The data analysis used is descriptive analysis, simple linear regression analysis and LQ index. The research results show that in 2022 the buffalo population in Brebes Regency will reach 6,553 heads and the ruminant population will reach 227,293 heads. The results of trend analysis can produce a regression equation Y=7964.3-79.933x. These results show that the buffalo population from 2013 to 2022 shows a negative trend or has decreased by 80 head each year. The sub-districts which are the base areas for buffalo livestock development with LQ>1 criteria include Salem, Bantarkawung, Tonjong, Larangan and Songgom sub-districts.
Kata kuncikerbau, trend populasi, indeks LQ, wilayah basis
Pembimbing 1Ir. Nunung Noor Hidayat, MP, IPM
Pembimbing 2Ir. H. Pambudi Yuwono, M.Sc., IPM
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-01-26 08:47:51.143527
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.