Artikel Ilmiah : D1A019024 a.n. BIGEN DWI MUKTI

Kembali Update Delete

NIMD1A019024
NamamhsBIGEN DWI MUKTI
Judul ArtikelPengaruh Umur dan Jenis Kelamin Terhadap Kejadian Nematodiasis pada Ternak Kambing di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan mengetahui prevalensi nematodiasis, jenis cacing nematoda, pengaruh umur dan jenis kelamin ternak kambing terhadap kejadian nematodiasis pada ternak kambing di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas. Materi penelitian berupa 99 sampel dengan kategori kambing anak (umur 3-5 bulan), kambing muda (umur 6-12 bulan), dan kambing dewasa (umur >12 bulan) masing-masing sebanyak 33 sampel, sedangkan sampel variabel kambing jantan sebanyak 48 sampel dan kambing betina sebanyak 51 sampel. Metode yang digunakan yaitu survey dan pengujian laboratorium, data yang didapatkan yaitu hasil wawancara dan hasil pemeriksaan sampel feses menggunakan metode apung. Analisis yang digunakan yaitu analisis Chi-Square dan analisis deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan prevalensi nematodiasis sebesar 71,72%. Prevalensi nematodiasis kambing dewasa 30,3%, kambing anak 17,17% dan kambing muda 24,24%, sedangkan prevalensi nematodiasis kambing jantan sebesar 32,32% dan kambing betina sebesar 39,39%. Cacing nematoda yang menginfeksi ternak kambing di Kecamatan Sumbang Kabupaten Banyumas yaitu Strongyloides sp (3.8%), Strongyle sp (5.3%), Capillaria sp (2.4%), Haemonchus sp (5.7%), Bunostomum sp (10.5%), Ostertagia sp (11.5%), Cooperia sp (16.7%), Trichostrongylus sp (11%), Trichuris sp (5.7%), dan Oesophagostomum sp (13.9%). Kesimpulan dari penelitian ini yaitu variabel umur berpengaruh terhadap kejadian nematodiasis pada ternak kambing, sedangkan jenis kelamin tidak berpengaruh terhadap kejadian nematodiasis pada ternak kambing.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to determine the prevalence of nematodiasis, types of nematode worms, the influence of age and sex of goats on the incidence of nematodiasis in goats in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency. The research material consisted of 99 samples with the categories of kid goats (aged 3-5 months), young goats (aged 6-12 months), and adult goats (aged >12 months) each with 33 samples, while the variable sample was 48 male goats samples and 51 female goat samples. The method used was a survey and laboratory testing, the data obtained were the results of interviews and the results of examining feces samples using the floating method. The analysis used is Chi-Square analysis and descriptive analysis. The prevalence of nematodiasis in adult goats was 30.3%, kid goats 17.17% and young goats 24.24%, while the prevalence of nematodiasis in male goats was 32.32% and female goats was 39.39%. The nematode worms that infect goats in Sumbang Subdistrict, Banyumas Regency are Strongyloides sp (3.8%), Strongyle sp (5.3%), Capillaria sp (2.4%), Haemonchus sp (5.7%), Bunostomum sp (10.5%), Ostertagia sp (11.5%), Cooperia sp (16.7%), Trichostrongylus sp (11%), Trichuris sp (5.7%), dan Oesophagostomum sp (13.9%). The conclusion from this research is that the age variable influences the incidence of nematodiasis in goats, while gender does not influence the incidence of nematodiasis in goats.
Kata kuncikambing, nematodiasis, prevalensi, umur, jenis kelamin, Banyumas
Pembimbing 1drh. Diana Indrasanti, M. Biotech.
Pembimbing 2Dr. Hermawan Setyo Widodo, S.Pt., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman9
Tgl. Entri2024-01-18 19:33:26.613643
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.