Artikel Ilmiah : I1C019019 a.n. ANNISA SEKAR SAMUDRA
| NIM | I1C019019 |
|---|---|
| Namamhs | ANNISA SEKAR SAMUDRA |
| Judul Artikel | FORMULASI DAN EVALUASI SEDIAAN GEL DEODORAN EKSTRAK DAUN BAKAU HITAM (Rizhopora mucronata) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang : Tanaman bakau hitam (Rhizopora mucronata) pada bagian daunnya mengandung tanin, saponin, flavonoid dan fenol yang memiliki aktivitas antibakteri. Antibakteri dibutuhkan dalam sediaan deodoran, tetapi dibutuhkan proses formulasi agar sesuai dengan ketentuan. Penelitian ini bertujuan memformulasikan dan mengetahui karakteristik fisik dan aktivitas antibakteri deodoran dari ekstrak daun bakau hitam. Metodologi : Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental yang tahapannya meliputi ekstraksi, formulasi sediaan gel deodoran ekstrak daun bakau hitam (R. mucronata) dengan variasi konsentrasi ekstrak daun bakau hitam 1%, 3%, dan 5% dan evaluasi sifat fisik, uji stabilitas serta uji aktivitas antibakteri dengan metode sumuran. Hasil Penelitian : Ketiga formula gel deodoran memiliki sifat fisik berbentuk gel; berwarna jingga, coklat, hingga coklat tua; beraroma khas ekstrak dan homogen. F2 (ekstrak daun bakau hitam 3%) memenuhi persyaratan sifat fisik sediaan gel dari organoleptis, pH, viskositas, daya lekat dan daya sebar (masuk dalam rentang standar). Pada F0, F1 dan F3 pada beberapa evaluasi fisik tidak memenuhi syarat. Pada uji stabilitas, F0, F1, dan F2 stabil karena tidak terjadi perubahan bentuk dan pemisahan fase, sedangkan F3 terjadi pemisahan fase. Rata-rata zona hambat bakteri pada F1 sebesar 4,3 cm, F2 sebesar 9,3 cm, F3 sebesar 11 cm, kontrol positif sebesar 13,3 cm dan kontrol negatif sebesar 0 cm. Kesimpulan :. Formula yang paling baik karakteristik fisik dan stabilitasnya adalah F2. F1 memiliki aktivitas antibakteri yang lemah, F2 menengah. F3 kuat. Berdasarkan uji statistik, F2 dan F3 tidak menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Backround: Black mangrove plans (Rhizopora mucronata) in their leaves contain tannins, saponins, flavonoids and phenols which have antibacterial activity. Antibacterials are needed in deodorant preparations, but a formulation process is needed to comply with regulations. This research aims to formulate and determine the physical characteristics and antibacterial activity of deodorant from black mangrove leaf extract. Methodology: This research is an experimental research whose stages include extraction, formulation of a deodorant gel preparation of black mangrove leaf extract (R. mucronata) with variations concentrations of black mangrove leaf extract of 1%, 3% and 5% and evaluation of physical properties, stability test and test. antibacterial activity. Research Results: The three deodorant gel formulas have gel-shaped physical properties; orange, brown, to dark brown; has a distinctive extract and homogeneous. F2 (black mangrove leaf extract 3%) meets the requirements for the physical properties of gel preparations in terms of organoleptics, pH, viscosity, stickiness and spreadability (falling within the standard range). At F0, F1 and F3, several physical evaluations did not meet the requirements. In the stability test, F0, F1, and F2 were stable because there was no change in shape or phase separation, while F3 had phase separation. The average bacterial inhibition zone in F1 was 4.3 cm, F2 was 9.3 cm, F3 was 11 cm, positive control was 13.3 cm and negative control was 0 cm. Conclusion : The formula with the best physical characteristics and stability is F2. F1 has weak antibacterial activity, F2 is intermediate. F3 is strong. Based on statistical tests, F2 and F3 do not show any significant differences. |
| Kata kunci | Gel, deodoran, daun bakau hitam, formulasi, antibakteri |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Apt. Warsinah, M. Si |
| Pembimbing 2 | Heny Ekowati, Ph. D., M. Sc., Apt |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2024 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2024-01-17 04:52:54.169519 |