Artikel Ilmiah : I1C019065 a.n. ALFI HUSNUN FUADIYAH

Kembali Update Delete

NIMI1C019065
NamamhsALFI HUSNUN FUADIYAH
Judul ArtikelEfek Gel Ekstrak Etanolik Sambiloto (Andrographis paniculata) dan Kombinasinya dengan Daging Daun Lidah Buaya (Aloe vera L.) terhadap Luka Bakar pada Tikus
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Luka bakar dapat menyebabkan kerusakan pada jaringan kulit. Penggunaan beberapa regimen salep, seperti silver sulfadiazine, masih kurang efektif dibandingkan lidah buaya. Bahan alam yang dapat menjadi salah satu alternatif untuk luka bakar, yaitu sambiloto (Andrographis paniculata) dan lidah buaya (Aloe vera L.). Sambiloto mengandung andrographolide yang memiliki efek antiinflamasi sedangkan lidah buaya mengandung mannose-6-phosphate yang dapat meningkatkan sintesis kolagen. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah formula gel ekstrak etanolik sambiloto dan daging daun lidah buaya dapat memenuhi persyaratan sifat fisik sediaan gel serta mengetahui efek gel terhadap luka bakar pada tikus.

Metodologi: Gel diformulasikan menjadi 6 formula dengan komposisi ekstrak etanolik sambiloto dengan variasi konsentrasi 5%, 10%, dan 15% serta kombinasinya dengan daging daun lidah buaya dengan konsentrasi 15%. Uji sifat fisik sediaan gel yang dilakukan diantaranya uji organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan viskositas. Uji aktivitas penyembuhan luka bakar dilakukan terhadap tikus jantan galur Wistar (Rattus norvegicus) dengan 7 kelompok perlakuan selama 14 hari. Parameter mikroskopis yang diamati diantaranya persentase luas area kolagen dan densitas kolagen.

Hasil Penelitian: Keenam formula gel memenuhi persyaratan sifat fisik sediaan gel. Uji aktivitas penyembuhan luka bakar pada tikus menunjukkan variasi konsentrasi ekstrak etanolik sambiloto dan kombinasinya dengan daging daun lidah buaya tidak terdapat perbedaan signifikan terhadap parameter persentase luas area kolagen dan densitas kolagen. Kelompok F6 yang diberikan ekstrak etanolik sambiloto 15% dan daging daun lidah buaya 15% memiliki rata-rata persentase luas area kolagen lebih tinggi dibandingkan dengan kelompok kontrol positif yaitu sebesar 69,94 ± 2,77%.

Kesimpulan: Gel ekstrak etanolik sambiloto mulai dari konsentrasi 5% dan kombinasinya dengan daging daun lidah buaya 15% memiliki efek penyembuhan terhadap luka bakar pada tikus berdasarkan parameter persentase luas area kolagen dan densitas kolagen.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Burn can cause damage to skin tissues and organ dysfunction. Some regimens, such as silver sulfadiazine, is less effective than aloe alone. Some natural ingredients i.e. sambiloto (Andrographis paniculata) and aloe (Aloe vera L.) can act as an alternative. Sambiloto contains andrographolide which has an anti-inflammatory effect while aloe contains mannose-6-phosphate which can increase collagen synthesis. This study aims to determine whether gel formulations containing ethanolic extract and aloe can meet the gel physical properties and discover its effect on burn wound healing in rats.

Method: The gel is formulated into 6 formulas, each containing ethanolic sambiloto extract with concentration variations of 5%, 10%, and 15% and 15% aloe as its combinations. Gel physical properties tests which are organoleptic, homogeneity, pH, spread-ability, adhesion test, and viscosity test are tested. Its effect on burn wound healing is tested on male Wistar rats (Rattus norvegicus) and divided into 7 groups. The percentage of collagen area and its density are counted and observed.

Result: All the gel formulas containing ethanolic sambiloto extract and aloe as its combination fulfills the requirements of the gel physical properties. The effect of the gel on burn wound healing in rats shows that the concentration variation of ethanolic extract of sambiloto and its aloe combination indicates no significant difference in collagen area percentage and collagen density. Group F6, which is given 15% ethanolic sambiloto extract and 15% aloe has a higher average percentage of collagen area compared to the positive control group, which is 69,94 ± 2,77%.

Conclusion: The gel of ethanolic sambiloto extract starting from 5% and its 15% aloe combinations has a healing effect on burn wound in rats based on microscopic parameters which are collagen area percentage and density.
Kata kuncisambiloto (Andrographis paniculata), lidah buaya (Aloe vera L.), luka bakar, gel, kolagen.
Pembimbing 1Dr. apt. Eka Prasasti Nur Rachmani, M.Sc.
Pembimbing 2Dr.rer.nat. apt. Harwoko, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2024
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2024-01-16 21:59:31.486683
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.