Artikel Ilmiah : B1A019108 a.n. NATASYA INTAN EVANGELINE
| NIM | B1A019108 |
|---|---|
| Namamhs | NATASYA INTAN EVANGELINE |
| Judul Artikel | Keanekaragaman Adiantum Berdasarkan Morfologi Dan Epidermis Daun Di Wilayah Purwokerto Utara |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Adiantum merupakan tumbuhan paku yang terkenal dengan nama suplir yang banyak digunakan sebagai tanaman hias. Adiantum termasuk salah satu tumbuhan paku terestrial atau epilitik (permukaan bebatuan) dengan rimpang tegak atau merayap. Purwokerto Utara yang terletak di kaki Gunung Slamet memiliki iklim tropis dengan curah hujan yang cukup tinggi, suhu yang hangat, dan kelembaban yang tinggi sepanjang tahun, sehingga kondisinya cukup ideal untuk pertumbuhan tumbuhan paku. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman spesies anggota dan variasi Adiantum berdasarkan morfologi dan epidermis daun. Penelitian dilakukan di Purwokerto Utara menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Variabel bebas dalam penelitian ini adalah tumbuhan paku Adiantum, sedangkan variabel terikat berupa karakter morfologi dan epidermis daun tumbuhan paku Adiantum. Parameter yang diamati berupa karakter morfologi terdiri atas panjang ental, panjang tangkai ental, warna tangkai ental, panjang helaian daun, panjang rakis, panjang dan lebar anak daun, bentuk anak daun, panjang tangkai anak daun, bentuk sorus, jumlah sorus, tipe indusium serta epidermis terdiri atas bentuk sel epidermis, ukuran sel epidermis, tipe stomata, ukuran stomata, kerapatan stomata dan trikoma. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan pengukuran kemiripan atau Indeks Similaritas (IS). Berdasarkan hasil pengamatan Adiantum yang ditemukan tumbuh di Purwokerto Utara terdapat A. raddianum, A. capillus-veneris, A. peruvianum, A. lunulatum, A. jordanii, A. grossum. Variasi morfologi pada Adiantum memiliki tipe percabangan pinnate, 2-3 pinnate, dan 4-5 pinnate. Selain itu bentuk pinnule ada lunate, dimidate, dan reniform, serta tidak semua Adiantum memiliki indusium dan kebanyakan indusiumnya palsu. Variasi epidermis Adiantum yaitu, pada bagian adaksial daun, epidermis memiliki bentuk berlekuk beraturan, sedangkan pada bagian abaksial daun, epidermis memiliki bentuk berlekuk yang tidak beraturan. Variasi stomata pada Adiantum, yaitu stomata hanya dapat ditemukan pada bagian abaksial daun dengan tipe stomata anomositik dan parasitik. Hasil penghitungan analisis indeks similaritas pada Adiantum didapatkan dengan nilai kesamaan tertinggi IS yaitu 65,22% sedangkan nilai kesamaan terendah IS yaitu 21,47%. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Adiantum is a fern known as suplir which is widely used as an ornamental plant. Adiantum is one of the terrestrial or epilithic (rock surface) ferns with upright or creeping rhizomes. North Purwokerto, which is located at the foot of Mount Slamet, has a tropical climate with quite high rainfall, warm temperatures and high humidity throughout the year, so the conditions are quite ideal for the growth of ferns. This research aims to determine the diversity of member species and variations of Adiantum based on leaf morphology and epidermis. The research was conducted in North Purwokerto using a survey method with a purposive sampling technique. The independent variable in this study was the Adiantum fern, while the dependent variable was the morphological and epidermal characters of the Adiantum fern leaves. The parameters observed in the form of morphological characters consisted of ental length, ental stalk length, color of ental stalk, length of leaf blade, length of rakis, length and width of leaflets, shape of leaflets, length of leaf stalk, shape of sorus, number of sorus, type of indusium and epidermis consisting of epidermal cell shape, size of epidermal cells, type of stomata, size stomata, stomatal density and trichomes. The data obtained was analyzed using similarity measurements or Similarity Index (IS). Based on observations, the Adiantum found growing in North Purwokerto contained A. raddianum, A. capillus-veneris, A. peruvianum, A. lunulatum, A. jordanii, A. grossum. Morphological variations in Adiantum have pinnate, 2-3 pinnate, and 4-5 pinnate branching types. Apart from that, the pinnule forms are lunate, dimidate and reniform, and not all Adiantum have an indusium and most of the indusium is fake. Adiantum epidermis variations, namely, on the adaxial part of the leaf, the epidermis has a regular curved shape, while on the abaxial part of the leaf, the epidermis has an irregular curved shape. Stomata variations in Adiantum, namely stomata can only be found on the abaxial part of the leaves with anomocytic and parasitic stomata types. The results of calculating the similarity index analysis on Adiantum were obtained with the highest similarity value IS, namely 65.22%, while the lowest similarity value IS, namely 21.47%. |
| Kata kunci | Adiantum, daun, epidermis, morfologi, Purwokerto |
| Pembimbing 1 | Dra. Wiwik Herawati, M.Sc. |
| Pembimbing 2 | Sri Lestari, S.Si., M.Si. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 32 |
| Tgl. Entri | 2024-01-04 11:27:04.708755 |