Artikel Ilmiah : F1A017089 a.n. RAFIKA GUCCI INDRIYANI IRFAN

Kembali Update Delete

NIMF1A017089
NamamhsRAFIKA GUCCI INDRIYANI IRFAN
Judul ArtikelORANG TUA DAN ANAKNYA YANG GAY (STUDI TENTANG MAKNA ORIENTASI SEKSUAL ANAK BAGI ORANG TUA DI DEPOK, JAWA BARAT)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Fenomena gay di Indonesia menjadi hal yang kontroversi. Stigma negatif yang diberikan oleh
masyarakat terhadap kelompok gay sebagai suatu abnormalitas menimbulkan penolakan
terhadap keberadaan kelompok gay di Indonesia. Maraknya kebencian terhadap kelompok LGBT
(Lesbian, Gay, Bisexual, dan Transgender) menyebabkan mereka mengalami kesulitan dalam
kehidupan sosialnya. Oleh karena hal tersebut, sebagian besar gay memilih untuk
menyembunyikan identitas mereka baik di hadapan publik, maupun di lingkungan keluarga.
Penelitian ini mengkaji fenomena gay di Indonesia melalui sudut pandang orang tua yang
memiliki anak berorientasi seksual gay dan bagaimana orang tua memaknai orientasi seksual
tersebut. Penelitian ini ditujukan untuk mengetahui dan menjelaskan bagaimana sudut pandang
orang tua dalam memaknai orientasi seksual anak homoseksual gay. Lokasi penelitian ini adalah
di Depok. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif, yaitu
penelitian yang mengutamakan deskripsi dan interpretasi kondisi atau hubungan yang ada.
Teknik penentuan informan penelitian ini dilakukan secara purposive, yaitu orang tua yang
memiliki anak berorientasi seksual gay. Analisis data penelitian ini menggunakan analisis data
interaktif menurut Miles, Huberman, dan Saldana. Data dianalisis melalui 4 (empat) tahap yaitu
pengumpulan data (data collection), kondensasi data (data condensation), penyajian data (data
display), dan penarikan kesimpulan (conclusions drawing and verifying). Keabsahan data
menggunakan teknik Triangulasi sumber, yakni dengan cara menggunakan sumber lain di luar
informan yang telah ditetapkan sebagai subjek penelitian. Informasi lain itu digunakan sebagai
pembanding atas data dan informasi yang diperoleh dari informan utama. Penelitian ini
memposisikan anak laki-laki gay dari subjek penelitian sebagai sumber validasi data. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa sudut pandang orang tua dalam memaknai orientasi seksual
homoseksual gay dapat berubah. Fenomena gay dalam menunjukkan identitas di ruang publik
tidak merubah stigma masyarakat bahwa laki-laki gay adalah seorang yang menyalahi kodrat.
Namun, semua ini tidak berlaku lagi ketika anggota keluarga mereka mengakui sebagai gay.
Perasaan dilematis sebagai orang tua dalam memandang orientasi seksual laki-laki gay berubah
ketika mereka menghadapi fenomena itu secara langsung. Sebagai orang tua yang memiliki
peranan penting untuk menjaga nama baik keluarga, keyakinan akan norma sosial dan agama
yang diamini sejak mereka lahir akan goyah ketika menghadapi fenomena ini secara langsung
Abtrak (Bhs. Inggris)The phenomenon of homosexuality in Indonesia has become a controversy. The negative stigma
attached to the gay community, labeling them as abnormal, leads to a rejection of their existence
in Indonesia. The prevalence of hatred towards the LGBT (Lesbian, Gay, Bisexual, and
Transgender) community causes them to face difficulties in their social lives. Consequently, the
majority of gay individuals choose to conceal their identities, both in public and within their
family environment. This study examines the phenomenon of homosexuality in Indonesia from
the perspective of parents who have children with gay sexual orientations and how these parents
interpret this sexual orientation. The aim of this research is to understand and elucidate how
parents perceive and interpret the sexual orientation of their homosexual gay children. The
research is conducted in Depok, utilizing a qualitative descriptive method, which prioritizes the
description and interpretation of existing conditions or relationships. The selection of research
informants is purposive, specifically parents who have children with gay sexual orientations. Data
analysis for this research employs the interactive data analysis approach proposed by Miles,
Huberman, and Saldana. The data is analyzed through four stages: data collection, data
condensation, data display, and conclusions drawing and verifying. Data validity is ensured using
the Triangulation technique, which involves comparing information obtained from primary
informants with additional sources outside the designated subjects of the study. In this research,
a gay male child is positioned as a source of data validation. The results of the study indicate that
parents' perspectives on interpreting the sexual orientation of homosexual gay individuals can
change. The phenomenon of openly expressing one's gay identity in public spaces does not alter
the societal stigma that labels gay men as defying natural order. However, this perception no
longer applies when their own family members acknowledge them as gay. The dilemmatic
feelings experienced by parents when viewing the sexual orientation of gay men change when
they directly confront this phenomenon. As parents, who play a crucial role in upholding the
family's reputation, their beliefs in social norms and religious values, instilled in them since birth,
may waver when faced with this phenomenon directly.
Kata kunciOrang Tua, Gay, Penerimaan
Pembimbing 1Dr. Arizal Mutahir, M.A.
Pembimbing 2Hendri Restuadhi, M.Si., M.A.
Pembimbing 3Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si.
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-12-21 00:11:41.064041
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.