Artikel Ilmiah : I1C019068 a.n. RANI LAELANI

Kembali Update Delete

NIMI1C019068
NamamhsRANI LAELANI
Judul ArtikelPemantauan Efek Samping Obat Kemoterapi Berdasarkan Algoritma Naranjo Pada Pasien Kanker Payudara
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Carcinoma mammae (ca mammae) merupakan masalah kesehatan global. Di Indonesia, ca mammae merupakan jenis kanker terbanyak (16,6% dari 396.914 kasus). Kemoterapi digunakan untuk mengobati ca mammae, tetapi dapat menyebabkan efek samping yang menghambat terapi bahkan kematian. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran efek samping dan perbedaan terhadap Hb, MCV, MCHC, MCH sebelum dan sesudah kemoterapi pada pasien ca mammae.
Metodelogi: Penelitian observasional deskriptif analitik menggunakan data rekam medis dan wawancara pasien ca mammae yang menjalani kemoterapi di RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. Gambaran efek samping dievaluasi dengan penilaian kausalitas Naranjo. Nilai hematologi dianalisis dengan uji Wilcoxon dan uji paired T Test.
Hasil Penelitian: Diperoleh 97 pasien memenuhi syarat inklusi. Regimen kombinasi kemoterapi lebih banyak digunakan yaitu cyclophosphamide-doxorubicin (42,27%). Efek samping yang paling banyak muncul adalah alopecia (86,60%), mual (83,51%) dan muntah (44,33%). Berdasarkan kausalitas Naranjo didapatkan kategori probable (87,62%) dan possible (12,37%). Terdapat perbedaan signifikan pemberian obat kemoterapi terhadap parameter Hb, MCHC dan MCH p value < 0,05.
Kesimpulan: Kemoterapi dapat menyebabkan efek samping sehingga diperlukan pemantauan. Kemoterapi juga memiliki pengaruuh pada nilai Hb, MCHC, dan MCH pada pasien ca mamae dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Carcinoma mammae (breast cancer) is a global health issue. In Indonesia, carcinoma mammae is the most common type of cancer, accounting for 16.6% of 396,914 cases. Chemotherapy is used to treat carcinoma mammae, but it can cause side effects that hinder therapy and even lead to death. The aim of this research is to determine the overview of side effects and differences in Hb, MCV, MCHC, and MCH before and after chemotherapy in patients with carcinoma mammae.
Methodology: This is an observational descriptive analytical study using medical record data and interviews with carcinoma mammae patients undergoing chemotherapy at RSUD Prof. Dr. Margono Soekarjo Purwokerto. The overview of side effects was evaluated with the Naranjo causality assessment. Hematological values were analyzed using the Wilcoxon test and paired T Test.
Research Results: A total of 97 eligible patients were included in the study. The most commonly used chemotherapy regimen was cyclophosphamide-doxorubicin (42.27%). The most prevalent side effects were alopecia (86.60%), nausea (83.51%), and vomiting (44.33%). Based on the Naranjo causality assessment, probable (87.62%) and possible (12.37%) categories were determined. There was a significant difference in the administration of chemotherapy drugs on the parameters of Hb, MCHC, and MCH with a p-value < 0.05.
Conclusion: Chemotherapy can cause side effects, necessitating monitoring. Chemotherapy also has an impact on Hb, MCHC, and MCH values in carcinoma mammae patients, as evidenced by significant differences.
Kata kunciEfek samping; Kemoterapi; Kanker payudara; Skala naranjo
Pembimbing 1apt. Masita Wulandari Suryoputri, M.Sc.
Pembimbing 2apt. Nialiana Endah Endriastuti, M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman90
Tgl. Entri2023-11-26 20:49:45.534219
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.