Artikel Ilmiah : J1C019019 a.n. AFRIDA NURIZKA SAYOGA

Kembali Update Delete

NIMJ1C019019
NamamhsAFRIDA NURIZKA SAYOGA
Judul ArtikelDampak Perlokusi pada Mitra Tutur dalam Tindak Tutur Direktif Bahasa Jepang
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini berjudul “Dampak perlokusi pada mitra tutur dalam tindak tutur direktif bahasa Jepang” yang bertujuan untuk mendeskripsikan dampak perlokusi dari tuturan direktif pada interaksi bahasa Jepang dalam film Linda Linda Linda (2005); menggunakan teori tindak tutur direktif dari Searle (1979), efek perlokusi dari Haryadi (2003), dan dampak perlokusi dari Oktaviyani (2021). Metode yang digunakan adalah jenis deskriptif kualitatif dengan teknik simak catat sebagai teknik pengumpulan data. Sumber data berupa film berjudul Linda Linda Linda. Data berupa tuturan direktif semua tokoh yang mengandung perlokusi: berjumlah 37 data yang diklasifikasikan atas 3 bentuk yaitu; a) perintah (22 data), b) permohonan (6 data), c) saran (9 data). Bentuk perintah terdiri atas: fungsi permohonan (1 data), fungsi permintaan (11 data), fungsi perintah (5 data), fungsi bertanya (2 data) dan fungsi larangan (3 data). Bentuk permohonan terdiri atas: fungsi permohonan (4 data) dan fungsi permintaan (2 data). Bentuk saran terdiri atas satu fungsi yakni anjuran (9 data). Hasil penelitian menemukan 18 data perlokusi positif dan 19 data perlokusi negatif, berdasarkan dampaknya ditemukan 8 data mengubah suasana hati mitra tutur, 24 data mitra tutur melakukan suatu tindakan, dan 5 data mitra tutur menghindari suatu tindakan. Kesimpulan yang didapat dari penelitian adalah 1) perlokusi positif dihasilkan dari tuturan saran berupa anjuran dengan dampak melakukan sesuatu, 2) perlokusi negatif dihasilkan dari tuturan perintah berupa permintaan dengan dampak mengubah suasana hati menjadi kesal, melakukan suatu tindakan tidak sukarela, dan menghindari perintah.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled “Perlocution of Directive Speech Acts in Japanese Interaction” with purpose to describe the perlocution impact of directive speech on Japanese interaction in movie Linda Linda Linda (2005): using the theory of directive speech acts by Searle (1979), perlocution effect by Haryadi (2003) and perlocution impact by Oktaviyani (2021). The method used is descriptive qualitative with listening and recording as a technique to collect research data. A movie titled Linda Linda Linda used as data source. The data is in form of directive speech act that contain perlocution of all character from the movie: a total of 37 data classified into 3 form namely; a) command (22 data), b) request (6 data), c) suggestion (9 data). A command form with function including: pleading (1 data), request (11 data), command (5 data), ask (2 data) and prohibition (3 data). A request form with function including: pleading (4 data) and request (2 data). Suggestion form with function to suggest (9 data). The research found 18 data of positive perlocution and 19 data of negative perlocution. Based on the impact, are found 8 data of changing speech partner’s mood, 24 data of speech partner perform an action, and 5 data of speech partner avoiding something. The conclusion of this research is 1) positive perlocution is produced from suggestion sentences in the form of suggest with the impact of perform an action, 2) negative perlocution is produced from command sentences in the form of request with the impact of changing the mood to irritated, perform an action unwillingly, and avoiding the command.
Kata kunciperlokusi, direktif, tindak tutur
Pembimbing 1Idah Hamidah, S.S., M.Hum.
Pembimbing 2Anggita Stovia, S.Pd., M.Pd.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-11-24 15:20:26.675181
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.