Artikel Ilmiah : F1C019034 a.n. NURHALIZA SYAHRANI PUTRI

Kembali Update Delete

NIMF1C019034
NamamhsNURHALIZA SYAHRANI PUTRI
Judul ArtikelKONSTRUKSI MAKNA RIASAN PAES AGENG PADA ANGGOTA ORGANISASI HARPI MELATI BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Dalam organisasi HARPI Melati Banyumas, terdapat keterikatan yang dilandasi oleh profesi mereka sebagai rias pengantin. HARPI Melati Banyumas merupakan organisasi yang mana anggotanya terikat karena memiliki kesamaan dalam profesi yang mereka tekuni. Anggota organisasi ini adalah para perias pengantin nusantara yang menekuni riasan pengantin di daerah daerah di Indonesia, karena HARPI Melati Banyumas merupakan cabang yang berdomisili di Jawa Tengah, maka jenis riasan yang melekat pada perias pengantin anggota HARPI Melati Banyumas adalah riasan Paes Ageng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk engetahui motif anggota Organisasi HARPI Melati Bayumas menjadi rias pengantin, mengetahui proses serta konsep belajar para anggota organisasi rias pengantin Purwokerto dalam menguasai teknik riasan Paes Ageng, dan mengetahui pandangan dan makna anggota organisasi rias pengantin Purwokerto tentang riasan Paes Ageng sebagai riasan pengantin nusantara yang sangat melekat pada identitas mereka sebagai perias pengantin yang berdomisili di Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori fenomenolgi, interaksi simbolik, dan konstruksi sosial atas realitas. Adapun teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan validitas data menggunakan metode triangulasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat because of motive dan “in order to”, pada tiap motif perias pengantin. 2) Masing masing perias melalui proses yang berbeda, namun dari semua perbedaan itu, terdapat kesamaan pendapat bahwa riasan paes ageng merupakan riasan yang indah, sulit, dan terdapat filosofi di dalamnya. 3) Dalam kehidupan berorganisasi, pemaknaan serta tujuan para anggota yang tadinya berbeda beda dan tersimpan sendiri-sendiri berubah menjadi pemaknaan yang ter-konstruksi, karena terkonstruksi oleh interaksi, lingkungan, pengalaman, serta organisasi.
Abtrak (Bhs. Inggris)Dalam organisasi HARPI Melati Banyumas, terdapat keterikatan yang dilandasi oleh profesi mereka sebagai rias pengantin. HARPI Melati Banyumas merupakan organisasi yang mana anggotanya terikat karena memiliki kesamaan dalam profesi yang mereka tekuni. Anggota organisasi ini adalah para perias pengantin nusantara yang menekuni riasan pengantin di daerah daerah di Indonesia, karena HARPI Melati Banyumas merupakan cabang yang berdomisili di Jawa Tengah, maka jenis riasan yang melekat pada perias pengantin anggota HARPI Melati Banyumas adalah riasan Paes Ageng. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk engetahui motif anggota Organisasi HARPI Melati Bayumas menjadi rias pengantin, mengetahui proses serta konsep belajar para anggota organisasi rias pengantin Purwokerto dalam menguasai teknik riasan Paes Ageng, dan mengetahui pandangan dan makna anggota organisasi rias pengantin Purwokerto tentang riasan Paes Ageng sebagai riasan pengantin nusantara yang sangat melekat pada identitas mereka sebagai perias pengantin yang berdomisili di Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan teori fenomenolgi, interaksi simbolik, dan konstruksi sosial atas realitas. Adapun teknik pemilihan informan menggunakan purposive sampling dan validitas data menggunakan metode triangulasi. Hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Terdapat because of motive dan “in order to”, pada tiap motif perias pengantin. 2) Masing masing perias melalui proses yang berbeda, namun dari semua perbedaan itu, terdapat kesamaan pendapat bahwa riasan paes ageng merupakan riasan yang indah, sulit, dan terdapat filosofi di dalamnya. 3) Dalam kehidupan berorganisasi, pemaknaan serta tujuan para anggota yang tadinya berbeda beda dan tersimpan sendiri-sendiri berubah menjadi pemaknaan yang ter-konstruksi, karena terkonstruksi oleh interaksi, lingkungan, pengalaman, serta organisasi.
Abstract
In the HARPI Melati Banyumas organization, there is an attachment based on their profession as a bridal make-up artist. HARPI Melati Banyumas is an organization whose members are bonded because they have similarities in the professions they pursue. The members of this organization are Indonesian bridal make-up artists who specialize in bridal make-up in regional areas in Indonesia. Because HARPI Melati Banyumas is a branch domiciled in Central Java, the type of make-up that is attached to the bridal make-up members of HARPI Melati Banyumas is Paes Ageng make-up. The purpose of this research is to find out the motives of the members of the HARPI Melati Bayumas Organization to become bridal make-up artists, to know the learning process and concept of members of the Purwokerto bridal make-up organization in mastering the Paes Ageng make-up technique, and to find out the point of views and meanings of members of the Purwokerto bridal make-up organization regarding Paes Ageng make-up as an Indonesian bridal makeup that’s very attached to their identity as bridal make-up artists who live in Banyumas, Central Java. This research is a qualitative descriptive study with data collection techniques in the form of observation, interviews and documentation, then analyzed using phenomenological theory, symbolic interaction and social construction of reality. The informant selection technique uses purposive sampling and data validity uses the triangulation method. The results of this research show that 1) There is a because of motive and in order to motive, in each bridal make-up artist's motive. 2) Each make-up artist goes through a different process, but despite all these differences, there is a common opinion that paes ageng make-up is beautiful, difficult, and has a philosophy in it. 3) In organization life, the meanings and goals of the members which were previously different and stored separately change to constructed meanings, because they are constructed by interaction, environment, experience and organization.
Kata kunciKonstruksi Makna, Riasan Paes Ageng, Perias Pengantin, HARPI Melati Banyumas
Pembimbing 1Drs. Chusmeru, M.Si
Pembimbing 2Tri Nugroho Adi, S.Sos, M.Si
Pembimbing 3Dra. Sri Pangestuti, M.Si
Tahun2023
Jumlah Halaman14
Tgl. Entri2023-11-24 11:26:38.28061
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.