Artikel Ilmiah : F1A017061 a.n. ANANDA DIMAS PUTRA ANUGRAH

Kembali Update Delete

NIMF1A017061
NamamhsANANDA DIMAS PUTRA ANUGRAH
Judul ArtikelPRAKTIK DAN MOTIF PEKERJA SEKS KOMERSIAL DI USIA REMAJA DI
PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)Prostitusi merupakan fenomena yang ada sejak lama di dunia, tidak terkecuali di Indonesia.
Prostitusi di Indonesia bermula sejak zaman kerajaan-kerajaan jawa yang menggunakan wanita sebagai
bagian dari komoditas sistem feodal. Fenomena prostitusi hingga saat ini masih menjadi masalah yang
belum terselesaikan. Prostitusi merupakan salah satu masalah sosial yang kompleks, mengingat
prostitusi merupakan peradaban yang termasuk tertua di dunia. Metodologi penelitian ini menggunakan
penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Hasil penelitian manyatakan bahwa pergaulan dan
faktor keluarga yang lemah adalah dua faktor krusial yang melatar belakangi penyimpangan pada
perilaku remaja yang berujung pada menjadi pekerja seks komersial di bawah umur di kalangan remaja
perempuan. Dengan memudarnya peran orang tua dalam memberi pengertian dan kedekatan terhadap
anak ternyata ikut berkontribusi terhadap munculnya fenomena pekerja seks komersial di bawah umur
di Purwokerto. Pemerintah Kabupaten Banyumas harus bertindak tegas mengenai maraknya pekerja
seks komersial di Banyumas untuk ditertibkan. Hal ini karena pada dasarnya pekerja seks komersial di
bawah umur adalah profesi yang sama namun berbeda usia. Para pekerja seks komersial di bawah umur
seharusnya diberikan pendekatan edukatif dan pemberdayaan sehingga ketika mereka berbaur dengan
masyarakat dapat diterima dengan baik dan berguna.
Abtrak (Bhs. Inggris)Prostitution is a phenomenon that has existed for a long time in the world, including in Indonesia.
Prostitution in Indonesia began during the Javanese kingdoms which used women as part of the feudal
system's commodities. The phenomenon of prostitution is still an unresolved problem. Prostitution is a
complex social problem, considering that prostitution is one of the oldest civilizations in the world. This
research methodology uses qualitative research with a descriptive approach. The results of the research
state that weak relationships and family factors are two crucial factors behind deviations in adolescent
behavior which leads to becoming underage commercial sex workers among young girls. The waning role
of parents in providing understanding and closeness to children has apparently contributed to the
emergence of the phenomenon of underage commercial sex workers in Purwokerto. The Banyumas
Regency Government must act decisively regarding the proliferation of commercial sex workers in
Banyumas to control them. This is because basically underage commercial sex workers are in the same
profession but at different ages. Underage commercial sex workers should be given an educational and
empowering approach so that when they mingle with society they can be well received and useful.
Kata kunciKata Kunci : Prostitusi, PSK, Remaja
Pembimbing 1Hendri Restuadhi
Pembimbing 2Arizal Mutahir
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2023-11-23 16:27:34.623117
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.