Artikel Ilmiah : F2C021015 a.n. DINDA NADIA MABRURROH

Kembali Update Delete

NIMF2C021015
NamamhsDINDA NADIA MABRURROH
Judul ArtikelSTRATEGI CSR INDONESIA POWER UNIT PEMBANGKIT MRICA DALAM PEMBENTUKAN DAN PEMBINAAN PROGRAM UNGGULAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)Terlepas adanya dampak positif dan negatif dari berdirinya perusahaan di suatu wilayah, perusahaan memiliki tanggung jawab untuk memberikan manfaat bagi masyarakat melalui program corporate social responsibility (CSR). Indonesia Power UP Mrica turut serta menjalankan program CSR. Salah satu yang menjadi program unggulannya yaitu Program Kopi Konservasi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan strategi CSR Indonesia Power UP Mrica dalam pembentukan dan pembinaan program unggulan. Penelitian ini menggunakan metode studi kasus dengan pendekatan kualitatif. Indonesia Power menggunakan manajemen public relations yang secara lebih rinci dituangkan pada 4 langkah strategi. Strategi perintisan dilakukan dengan mengidentifikasi masalah dengan melibatkan stakeholders dan akademisi, serta melibatkan konsultan CSR dalam penyusunan program. Strategi penguatan, perusahaan membentuk kelompok binaan yang mendapat pengakuan dan disahkan oleh pemerintah setempat. Strategi pengembangan, kelompok binaan yang telah dibentuk mendapat pembinaan berupa edukasi non formal untuk menunjang keberhasilan program. Saat kelompok binaan dari program sudah mandiri, perusahaan akan melakukan exit strategy.

Abtrak (Bhs. Inggris)Companies have to provide benefits to the community through CSR programs regardless of
the positive and negative impacts of their establishment. This study aims to describe the strategy to
establish and assist the main CSR program of PT PLN Indonesia Power Mrica PGU, namely Kopi
Konservasi Program. This case study used a qualitative approach. The analysis used the concept of
public relations management and social contract theories. The strategy was implemented for four
years. The pilot strategy identified problems involving stakeholders, academics, and program
planning consultants. A legalized fostered group was established to strengthen the strategy and
supported by a follow-up program, namely Sekolah Lapangan. After fostered partners are considered
independent, exit strategies were applied. This CSR program met the social contract theory as the
company provides the end result of the program, namely economic distribution for farmers and social
distribution for the government and society. This company got legitimacy in the form of an award
from Banjarnegara District Government.
Kata kunciCSR, pembinaan, manajemen, public relations, strategi
Pembimbing 1Dr. Wisnu Widjanarko, M.Si., CPR
Pembimbing 2Dr. Nuryanti, MSc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-11-23 15:54:06.414727
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.