Artikel Ilmiah : A1C019016 a.n. LALA AMALIA CITRA

Kembali Update Delete

NIMA1C019016
NamamhsLALA AMALIA CITRA
Judul ArtikelSISTEM KONTROL IRIGASI SPRINKLER OTOMATIS BERBASIS
WAKTU PENYIRAMAN PADA BUDIDAYA TANAMAN SELADA
(Lactuva sativa L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sistem kontrol irigasi sprinkler otomatis berbasis waktu penyiraman
menggunakan RTC (Real Time Clock) merupakan salah satu upaya untuk
mengoptimalkan penggunaan air irigasi dan waktu penyiraman pada budidaya tanaman
selada. Sistem ini dirancang untuk melakukan penyiraman sesuai dengan kebutuhan air
tanaman selada sehingga tanaman dapat tumbuh dengan baik dan penggunaan air irigasi
dapat lebih efektif dan efisien. Waktu penyiraman di setting pada pukul 07.00 WIB dan
17.00 yaitu selama 12 detik (fase vegetatif akhir) dan 17 detik (fase generatif). Dalam
hal ini, penggunaan sensor hujan MH-RD diperlukan guna mendeteksi hujan sehingga
pada saat hujan turun sistem tidak melakukan penyiraman. Beberapa variabel yang
diukur dalam penelitian ini antara lain, debit sprinkler, koefisien keseragaman (CU) dan
distribusi keseragaman (DU) irigasi sprinkler, MAPE, serta pertumbuhan tanaman
selada (tinggi, jumlah daun, dan berat basah tanaman selada). Hasil penelitian
menunjukan bahwa keseragaman irigasi sprinkler menghasilkan nilai koefisien
keseragaman irigasi (CU) pada ketiga sprinkler yaitu 88%, 89%, dan 93%. Sedangkan
nilai distribusi keseragaman irigasi (DU) yaitu 80,9%, 82,5%, dan 88,9%. Dalam hal ini
nilai keseragaman irigasi (CU) dan distribusi keseragaman (DU) termasuk dalam
kategori baik. Perhitungan MAPE berdasarkan perbandingan waktu penyiraman dan
nilai ADC sensor hujan diperoleh nilai 2,17% sehingga dapat disimpulkan bahwa alat
berfungsi sebagaimana mestinya. Berdasarkan perhitungan uji t dapat disimpulkan
bahwa tinggi tanaman selada tidak memiliki perbedaan yang signifikan, sedangkan pada
parameter jumlah daun dan berat basah memiliki perbedaan yang signifikan terhadap
penggunaan sistem irigasi sprinkler otomatis dan manual.
Abtrak (Bhs. Inggris)Automatic sprinkler irrigation control system based on watering time using RTC
(Real Time Clock) is one effort to optimize the use of irrigation water and watering time
in lettuce cultivation. This system is designed to carry out watering that matches the
plant's air needs so that the plant can grow well and use irrigation more effectively and
efficiently. The time of watering at 07:00 WIB and 17:00 is within 12 seconds (final
vegetative phase) and 17 seconds (generative phase). In this case, the use of the MH-
RD rain sensor is required to detect rain so that when it rains, the system does not
perform watering. Variables studied in this study include sprinkler discharge,
coefficient of uniformity (CU) and distribution of uniformity (DU) of sprinkler
irrigation, MAPE, and growth of lettuce plants (height, number of leaves, and wet
weight of lettuce plants). The results of the study show that the uniformity of sprinkler
irrigation produces the coefficient of irrigation uniformity (CU) in the three sprinklers
which are 88%, 89%, and 93%. While the value of the distribution of irrigation
uniformity (DU) is 80.9%, 82.5%, and 88.9%. In this case, the value of irrigation
uniformity (CU) and distribution uniformity (DU) are included in the good category.
MAPE calculation based on the comparison of watering time and ADC value of the rain
sensor achieved 2.17% so it can be concluded that the tool is working. According to the
calculation of the t test, it can be concluded that the height of lettuce plants does not
have a significant difference, while the parameters of the number of leaves and wet
weight have a significant difference for the use of automatic and manual sprinkler
irrigation systems.
Kata kunci
Pembimbing 1Arief Sudarmaji, S.T., M.T., Ph.D.
Pembimbing 2Ropiudin, S.TP., M. Si.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2023-11-22 19:12:17.372641
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.