Artikel Ilmiah : F1F018064 a.n. BALYA MUSHOFILHUDA RAHMAN
| NIM | F1F018064 |
|---|---|
| Namamhs | BALYA MUSHOFILHUDA RAHMAN |
| Judul Artikel | Peran African Union Dalam Menangani Kasus Kekerasan Seksual Oleh Anggota African Union Mission in Somalia (AMISOM) Di Somalia Tahun 2014 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Somalia merupakan salah satu contoh dampak konflik internal yang terus berlangsung. Konflik antarpihak yang memperebutkan kekuasaan dan pengaruh telah membuat negara ini dalam keadaan tidak stabil selama beberapa dekade. Oleh karena itu, African Union membentuk suatu misi perdamaian untuk mengatasi konflik tersebut. Misi perdamian tersebut disebut dengan African Union Mission in Somalia (AMISOM). Dalam menjalankan operasinya, oknum- oknum pasukan AMISOM menggunakan kekuasaan mereka untuk melecehkan kaum perempuan disana. Dalam penelitian ini, penulis menggunakan metode penelitian kualitatif. Metode kualitatif dideskripsikan sebagai suatu penelitian yang memiliki fungsi untuk menyelidiki, menggambarkan, dan menjelaskan peran dari African Union sebagai organisasi internasional dalam menangani kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh pasukan penjaga perdamaian African Union Mission in Somalia (AMISOM) terhadap masyarakat sipil Somalia dalam situasi konflik disana. Pasukan AMISOM yang dikerahkan ke Somalia sejak tahun 2007 untuk membantu memulihkan stabilitas di Mogadishu, telah menyalahgunakan posisi kekuasaan mereka untuk mengekspolitasi wanita dan anak dibawah umur. Mereka juga telah melakukan tindakan pemerkosaan dan bentuk pelecehan seksual lainnya, serta eksploitasi seksualRespon African Union dalam menjalankan peran dan fungsinya sebagai organisasi internasional dalam menangani kasus kekerasan seksual oleh pasukan AMISOM masih dirasa kurang efektif. Hal ini dapat dilihat dari laporan investigasi yang dilakukan oleh African Union tidak menemukan bukti-bukti yang kuat dalam menyelesaikan kasus tersebut. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Somalia is an example of the impact of ongoing internal conflict. Conflict between parties fighting for power and influence has kept the country in a state of instability for decades. Therefore, the African Union formed a peace mission to resolve this conflict. The peace mission is called the African Union Mission in Somalia (AMISOM). In carrying out their operations, elements of the AMISOM troops used their power to harass women there. In this research, the author used qualitative research methods. Qualitative methods are described as research that has the function of investigating, describing and explaining the role of African Union as an international organization in handling cases of sexual violence committed by African Union Mission in Somalia (AMISOM) peacekeeping troops against Somali civilians in conflict situations there. AMISOM troops deployed to Somalia since 2007 to help restore stability in Mogadishu, have abused their position of power to exploit women and minors. They have also committed acts of rape and other forms of sexual harassment, as well as sexual exploitation. African Union's response in carrying out its role and function as an international organization in handling cases of sexual violence by AMISOM troops is still considered to be less effective. This can be seen from the investigation report carried out by the African Union which did not find strong evidence to solve the case. |
| Kata kunci | African Union, kekerasan seksual, African Union Mission in Somalia (AMISOM) 1 |
| Pembimbing 1 | Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., M.A., |
| Pembimbing 2 | Soni Martin Anwar, S.IP., M.A., |
| Pembimbing 3 | Ayusia Sabhita Kusuma S.IP., M.Soc.Sc |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 68 |
| Tgl. Entri | 2023-11-22 15:25:27.052356 |