| NIM | F1D020052 |
| Namamhs | ROSYTA INDAR ESYHA PUTRI |
| Judul Artikel | Analisis Wacana terhadap Personal Branding Bakal Calon Presiden Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto dalam Official Instagram |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Analisis wacana merupakan kajian yang menganalisis bahasa dalam bentuk tulis maupun lisan yang digunakan secara alamiah. Tanda dalam analisis wacana dapat hadir dari berbagai ragam media, antara lain dari media sosial salah satunya Instagram yang digunakan oleh para bakal calon presiden (bacapres) dalam Pemilu 2024 Anies Baswedan, Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto. Dalam konteks analisis wacana dari postingan ketiga bacapres, terdapat tanda dan makna yang beragam sesuai dengan bagaimana para bacapres ingin ditampilkan. Jika dilihat secara teori, hal itu disebut dengan personal branding. Dalam penelitian ini, saya menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis wacana dalam menganalisis Instagram dari ketiga bacapres melalui strategi pembentukan dan pengembangan personal branding. Hasil dari penelitian ini, yaitu baik Anies, Ganjar, maupun Prabowo terlihat menghadirkan personal branding yang berbeda satu sama lain. Anies dengan sosok pemimpin yang akademis dan intelektual, Ganjar dengan sosok pemimpin yang mengayomi, serta Prabowo dengan sosok pemimpin yang tegas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Discourse analysis is a study that analyzes language in written and spoken form that is used naturally. Signs in discourse analysis can come from different media, including social media, one of which is Instagram from 2024 presidential candidates Anies Baswedan, Ganjar Pranowo, and Prabowo Subianto. In the context of discourse analysis from the posts of the three presidential candidates, there are various signs and meanings depending on how the presidential candidates want to be represented. Theoretically, this is called personal branding. In this research, I used qualitative methods with discourse analysis techniques to analyze the Instagram of the three presidential candidates through strategies for the formation and development of personal branding. The results of this research are that Anies, Ganjar, and Prabowo seem to present personal branding that is different from each other. Anies is an academic and intellectual leader, Ganjar is a nurturing leader, and Prabowo is a decisive leader. |
| Kata kunci | Analisis Wacana, Personal Branding, Instagram |
| Pembimbing 1 | Khairu Roojiqien Sobandi, S.IP., M.A., Ph.D. |
| Pembimbing 2 | Titis Perdani, S.IP., M.Sos |
| Pembimbing 3 | Ahmad Sabiq, S.IP., M.A |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 63 |
| Tgl. Entri | 2023-11-22 10:58:59.375882 |
|---|