Artikel Ilmiah : E1A019225 a.n. HANIF FERDYAN AL-AZHAR

Kembali Update Delete

NIME1A019225
NamamhsHANIF FERDYAN AL-AZHAR
Judul ArtikelPerlindungan Hukum Terhadap Pemenang Lelang Eksekusi Hak Tanggungan (Studi Putusan Nomor 80/Pdt.Bth/2021/PN Pwt)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh permasalahan PT Bank Negara Indonesia dalam menetapkan harga limit Lelang Eksekusi Hak Tanggungan melalui yang diselenggarakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang selaku badan yang berwenang yang dimenangkan oleh Surjantyo sehingga menimbulkan perlawanan yang diajukan oleh Hary. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis apakah penentuan harga limit dalam pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan dalam perkara Nomor 80/Pdt.Bth/2021/PN Pwt bertentangan dengan keadilan serta menganalisis pertimbangan hukum dan putusan Hakim dalam memberikan upaya perlindungan hukum terhadap pemenang lelang eksekusi Hak Tanggungan yang diajukan oleh Hary sebagai Pelawan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian preskriptif analitis. Data bersumber dari data sekunder yang bersumber dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder dan bahan hukum tersier. Metode pengumpulan data dilakukan dengan studi kepustakaan, dan metode analisis menggunakan metode normatif kualitatif.
Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa pertama, penentuan harga limit dalam pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan dalam perkara Nomor 80/Pdt.Bth/2021/PN Pwt oleh PT Bank Negara Indonesia (BNI) selaku Penjual sebesar Rp. 650.000.000,- (enam ratus lima puluh juta rupiah). Penentuan harga limit tersebut berdasarkan Laporan Penilaian dari KJPP Agus, Firdaus & Partner dengan nilai pasar sebesar Rp. 898.000.000,- (delapan ratus Sembilan puluh delapan juta rupiah) dan nilai likuidasi sebesar Rp. 628.000.000,- (enam ratus dua puluh delapan juta rupiah). Dengan demikian penentuan harga limit masih berada diantara nilai pasar dan nilai likuidasi sehingga tidak bertentangan dengan keadilan dalam hal ini Peraturan menteri Keuangan Nomor 213/PMK.06/2020 Tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang sebagai aturan hukum yang berlaku. Kedua, pemenang lelang mendapatkan perlindungan hukum preventif dan represif. Perlindungan hukum preventif berdasarkan pasal 42 Vendu Reglement dan PMK Lelang adalah dengan diterbitkannya Risalah Lelang No. 2/44/2021 dan perlindungan represif terhadap pemenang lelang dengan ditolaknya perlawanan Pelawan karena lelang telah selesai dilaksanakan sehingga tidak membatalkan lelang, namun hal tersebut tidak secara tegas menunjukan perlindungan hukum terhadap pembeli lelang yang beritikad baik karena Hakim tidak memberikan dasar hukum sebagaimana diatur dalam Yurisprudensi Mahkamah Agung RI Nomor 821/K/Sip/1974 dan Yurisprudensi Mahkamah Agung Nomor 323/K/Sip/1968.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by the problem of PT Bank Negara Indonesia in determining the limit price of the Rights of Privileges Execution Auction through the one organized by the State Wealth and Auction Service Office as the authorized body won by Surjantyo, causing resistance filed by Hary. The purpose of this study is to analyze whether the determination of the limit price in the implementation of the Rights of Privileges execution auction in case Number 80/Pdt.Bth/2021/PN Pwt is contrary to justice and to analyze the legal considerations and the Judge's decision in providing legal protection efforts against the winner of the Rights of Privileges execution auction submitted by Hary as the Opponent. The method used in this research is normative juridical with prescriptive analytical research specifications. Data sourced from secondary data sourced from primary legal materials, secondary legal materials and tertiary legal materials. The data collection method is done by literature study, and the analysis method uses qualitative normative method.
Based on the results of the analysis, it can be concluded that first, the determination of the limit price in the implementation of the Rights of Privileges execution auction in case Number 80/Pdt.Bth/2021/PN Pwt by PT Bank Negara Indonesia (BNI) as the Seller is Rp. 650.000.000,- (six hundred and fifty million rupiah). The determination of the limit price is based on the Valuation Report from KJPP Agus, Firdaus & Partner with a market value of Rp. 898,000,000, - (eight hundred ninety-eight million rupiah) and a liquidation value of Rp. 628,000,000, - (six hundred twenty-eight million rupiah). Thus the determination of the limit price is still between market value and liquidation value so that it does not conflict with justice in this case the Minister of Finance Regulation Number 213 / PMK.06 / 2020 concerning Guidelines for the Implementation of Auctions as the applicable rule of law. Second, the auction winner gets preventive and repressive legal protection. Preventive legal protection based on Article 42 of the Vendu Reglement and PMK Auction is the issuance of Minutes of Auction No. 2/44/2021 and repressive protection of the auction winner with the rejection of the Opponent's resistance because the auction has been completed so that it does not cancel the auction, but this does not explicitly show legal protection for good faith auction buyers because the judge does not provide a legal basis as stipulated in the Jurisprudence of the Supreme Court of the Republic of Indonesia Number 821 / K / Sip / 1974 and the Jurisprudence of the Supreme Court Number 323 / K / Sip / 1968.
Kata kunciPerlindungan Hukum, Lelang Eksekusi, Hak Tanggungan, Nilai Limit
Pembimbing 1Dr. Sulistyandari, S.H., M.Hum.
Pembimbing 2Nur Wakhid, S.H., M.H.
Pembimbing 3Pramono Suko Legowo, S.H., M.Hum.
Tahun2023
Jumlah Halaman25
Tgl. Entri2023-11-22 10:07:58.58232
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.