Artikel Ilmiah : F1B019043 a.n. PRAPTO OKTA PAMUNGKAS

Kembali Update Delete

NIMF1B019043
NamamhsPRAPTO OKTA PAMUNGKAS
Judul ArtikelAnalisis Faktor-Faktor Penting Dalam Implementasi Kebijakan Subsidi Pupuk (Studi Kasus di Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kebijakan Subsidi Pupuk bertujuan meningkatkan daya beli petani untuk mendapatkan pupuk serta mendorong peningkatan produktivitas sektor pertanian. Penelitian ini bertujuan untuk untuk menggambarkan proses implementasi Kebijakan Subsidi Pupuk di Kecamatan Rembang dan faktor-faktor penting di dalamnya.
Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik pemilihan informan menggunakan kombinasi teknik purposive dan snowball sampling. Sumber data dalam penelitian ini berupa sumber data primer dan data sekunder dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Peneliti menggunakan Model Interaktif dari Miles, Huberman, dan Saldana (2014) dalam melakukan analisis data, serta melakukan uji validitas data menggunakan triangulasi.
Hasil penelitian menyimpulkan bahwa implementasi Kebijakan Subsidi Pupuk di Kecamatan Rembang Kabupaten Purbalingga belum berjalan optimal. Faktor perilaku organisasi dan antar organisasi menunjukkan komitmen yang ada belum optimal dijalankan. Sementara itu, koordinasi antar pelaksana telah terjalin baik, namun koordinasi dengan KPL dan wilayah binaan mengalami kendala. Selanjutnya, faktor perilaku birokrasi level bawah menunjukkan diskresi telah dijalankan dengan baik terutama terkait kriteria penerima pupuk bersubsidi. Namun untuk komunikasi belum terjalin baik karena ketidakaktifan kelompok tani. Kemudian, faktor perilaku kelompok sasaran menunjukkan respon positif petani timbul karena manfaat kebijakan yang dirasakan. Meskipun begitu, respon negatif yang tinggi juga diberikan petani atas berbagai persoalan.
Abtrak (Bhs. Inggris)The Fertilizer Subsidy Policy aims to increase the purchasing power of farmers to obtain fertilizer and encourage increased productivity in the agricultural sector. This study aims to describe the implementation process of Fertilizer Subsidy Policy in Rembang District and the important factors in it.
The research method used is a descriptive qualitative research method with informant selection techniques using a combination of purposive techniques and snowball sampling. Data sources in this study are primary data sources and secondary data with data collection techniques through interviews, observation, and documentation. Researchers used the Interactive Model from Miles, Huberman, and Saldana (2014) in conducting data analysis, as well as testing data validity using triangulation.
The results of the study concluded that the implementation of the Fertilizer Subsidy Policy in Rembang District, Purbalingga Regency has not run optimally. Factors of organizational and interorganizational behavior show that existing commitments have not been optimally implemented. Meanwhile, coordination between implementers has been well established, but coordination with KPL and target areas has experienced obstacles. Furthermore, lower-level bureaucratic behavior factors show that discretion has been carried out well, especially related to the criteria for recipients of subsidized fertilizers. However, communication has not been well established due to the inactivity of farmer groups. Then, the behavioral factors of the target group showed a positive response from farmers arising from perceived policy benefits. Even so, high negative responses were also given by farmers to various problems.
Kata kunciImplementasi Kebijakan, Perilaku Organisasi, Birokrasi Level Bawah, Kelompok Sasaran.
Pembimbing 1Dr. Bambang Tri Harsanto, M.Si
Pembimbing 2Prof. Dr. Dwiyanto Indiahono, M.Si
Pembimbing 3Prof. Dr. Slamet Rosyadi, M.Si
Tahun2023
Jumlah Halaman18
Tgl. Entri2023-11-21 14:20:41.670719
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.