Artikel Ilmiah : H1C019056 a.n. ODIE AKBAR ADITYA PAMUNGKAS

Kembali Update Delete

NIMH1C019056
NamamhsODIE AKBAR ADITYA PAMUNGKAS
Judul ArtikelEvaluasi Potensi Likuefaksi Menggunakan Data Cone Penetration Test (CPTu) dan Faktor Pendukungnya di Daerah Wiradesa dan Sekitarnya, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Secara geologi regional, wilayah Kabupaten Pekalongan tercakup dalam Formasi Aluvium (Qa). Tersusun dari endapan sedimen berumur Kuarter bersifat endapan lepas dan rentan terhadap resiko gerakan tanah. Wilayah ini merupakan salah satu wilayah berpotensi likuefaksi karena tersusun dari endapan sedimen berumur Kuarter bersifat lepas dan adanya Sesar Aktif Baribis-Kendheng yang terus bergerak hingga saat ini dengan kekuatan 6,5 Mw. Berdasarkan kedua hal tersebut, maka dilakukan penelitian potensi likuefaksi di daerah Wiradesa dan sekitarnya menggunakan metode uji penetrasi konus (CPTu) dengan rumus perhitungan menurut Youd dkk., (2001) dan Robertson dan Wride (1998) di 12 titik. Analisis dan perhitungan dengan skema gempa 6,5 Mw mendapatkan hasil bahwa Wiradesa dan sekitarnya termasuk daerah berpotensi likuefaksi pada kedalaman bervariatif di lapisan tanah bersifat sand and silty sand, silty sand, dan clay and silty clay. Sehingga kontinuitas persebaran lapisan berpotensi likuefaksi tidak berada di semua kedalaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)Based on regional geology, Pekalongan Regency is covered in the Alluvium (Qa) formation which is composed of Quartenary sedimentary deposits that are loose deposits and are susceptible to the risk of ground movement. This area is one of the potential liquefaction areas because it is composed of loose Quaternary-aged sedimentary deposits and there is the Baribis-Kendheng Active Fault which continues to move today with a force of 6,5 Mw. Based on these two things, research was carried out on the liquefaction potential in the Wiradesa area and its surroundings using the cone penetration test method (CPTu) with the calculation formula according to Youd et al., (2001) and Robertson and Wride (1998) at 12 points. The results showed that Wiradesa and its surroundings are areas with potential for liquefaction at varying depths in the soil layers which are sand and silty sand, silty sand, and clay and silty clay. So that the continuity of the distribution of potentially liquefaction layers is not at all depths.
Kata kunciLikuefaksi, CPTu, Gerakan Tanah, Wiradesa, Kabupaten Pekalongan
Pembimbing 1Ir. Januar Aziz Zaenurrohman, S.T., M.Eng., IPP.
Pembimbing 2Nugroho Aji Satriyo, S.T., M.T.
Pembimbing 3Dr. Ir. Indra Permanajati, S.T., M.T.
Tahun2023
Jumlah Halaman131
Tgl. Entri2023-11-20 22:50:30.681103
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.