Artikel Ilmiah : F1D020062 a.n. RAJWA BAIDURI UTOMO

Kembali Update Delete

NIMF1D020062
NamamhsRAJWA BAIDURI UTOMO
Judul ArtikelPERKEMBANGAN FASILITAS PUBLIK KOTA TANGERANG : Studi Perbandingan Walikota Wahidin Halim Dan Walikota Arief R. Wismanyah
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini ditulis untuk menjelaskan penataan fasilitas publik kota yang ditentukan oleh kepala daerah. Tahun 2008 babak baru untuk penataan tata ruang kota. Setiap walikota yang menjabat membawa gagasan baru untuk menentukan arah pembangunan, terlepas adanya kepentingan setiap kepala daerah yang tercampur menjadi kepentingan umum. Gagasan pembangunan dapat terlihat dari penataan kawasan, jaringan jalan dan transportasi, pendidikan, kesehatan, serta pemukiman. Oleh karena itu, studi ini menggunakan metode kualitatif, melalui studi literatur dengan teknik pengambilan data menggunan studi pustaka dari berbagai sumber literatur baik itu buku, jurnal, artikel maupun website. Artikel ini akan membandingkan fasilitas publik Kota Tangerang pada kepemimpinan setiap Walikota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gagasan pembangunan walikota Tangerang sangat mempengaruhi perkembangan fasilitas publik kota Tangerang. Pada era Wahidin Halim kota diarahkan pada pembangunan yang pro rakyat menjadikan kota tangerang kota Akhlakul Kharimah dengan memprioritaskan pembangunan di bidang pendidikan. Sedangkan di era Arief R. Wismansyah penataan kota diarahkan untuk membangun kota Tangerang menuju smart city, meningkatkan kan taraf hidup masyarakat. Gagasan penataan kota ini mampu menciptkaan wajah kota yang identik
Abtrak (Bhs. Inggris)This research was written to explain the arrangement of city public facilities as determined by the regional head. In 2008 a new chapter in urban spatial planning. Every mayor in office brings new ideas to determine the direction of development, regardless of the interests of each regional head being mixed into the general interest. Development ideas can be seen from regional planning, road and transportation networks, education, health and housing. Therefore, this study uses qualitative methods, through literature studies with data collection techniques using library studies from various literary sources, including books, journals, articles and websites. This article will compare the public facilities of Tangerang City under the leadership of each Mayor. The research results show that the development ideas of the mayor of Tangerang greatly influenced the development of public facilities in the city of Tangerang. In the Wahidin Halim era, the city was directed towards pro-people development, making the city of Tangerang an Akhlakul Kharimah city by prioritizing development in the education sector. Meanwhile, in the Arief R. Wismansyah era, city planning was directed at developing the city of Tangerang into a smart city, improving the people's standard of living. This city planning idea is able to create an identical city face.
Kata kunciFasilitas Publik, Kota Tangerang, Smart City
Pembimbing 1Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., M.A.
Pembimbing 2Oktafiani Catur Pratiwi, S.IP., M.A.
Pembimbing 3Luthfi Makhasin, S.IP., M.A., Ph.D.
Tahun2023
Jumlah Halaman50
Tgl. Entri2023-11-20 13:29:07.747119
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.