Artikel Ilmiah : A1C019037 a.n. YANUAR FATAHUL RAZAK
| NIM | A1C019037 |
|---|---|
| Namamhs | YANUAR FATAHUL RAZAK |
| Judul Artikel | Perencanaan Energi Listrik dan Irigasi Pertanian Padi menggunakan Perangkat Lunak LEAP di PLTA Ketenger, Banyumas, Jawa Tengah |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | PLTA Ketenger adalah salah satu PLTA yang terletak di wilayah barat Jawa Tengah, tepatnya di desa Ketenger, Baturraden, Banyumas. PLTA Ketenger merupakan salah satu pembangkit listrik peninggalan Hindia-Belanda yang pada awal pembangunan hanya memiliki 2 unit generator dan dapat menghasilkan energi listrik sebesar 3,52 MW untuk kelistrikan di wilayah Banyumas. Penelitian ini bertujuan mengetahui rencana ketersediaan energi listrik di PLTA dan juga rencana ketersediaan air di desa Ketenger yang akan dimanfaatkan untuk kebutuhan irigasi pertanian padi untuk tahun 2022–2033. Simulasi dilakukan menggunakan software LEAP (Low Emissions Analysis Platform) untuk meramalkan permintaan energi listrik di Kabupaten Banyumas dan ketersediaan air di Desa Ketenger serta ketersediaan energi listrik oleh PLTA Ketenger dengan skenario Business As Usual (BAU) dengan pendekatan tren dan ekonometri. Proyeksi konsumsi energi listrik Kabupaten Banyumas menunjukkan adanya peningkatan. Pertumbuhan konsumsi energi listrik total dari tahun 2022 sampai 2033 sebesar 6,91% rata- rata per tahun. PLTA Ketenger hanya mampu menyuplai energi sebesar 5,2% pada tahun 2022 dan 17,5% pada tahun 2033 maka perlu tambahan dari pembangkit listrik lain yang dapat menghasilkan energi listrik sebesar 1.572.860,76 MWh di tahun 2033. Proyeksi kebutuhan air Desa Ketenger untuk produktivitas tanaman padi menunjukkan sampai dengan 2033 sebanyak 10.517,26 mm3/tahun. Menunjukkan bahwa curah hujan rata-rata per bulan pada tahun 2022 sudah optimal karena ketersedian air sebanyak 662,83 mm3/bulan, demikian pula sampai dengan tahun 2033 dimana ketersediaan air meningkat lebih banyak yaitu sebesar 876 mm3/bulan dengan asumsi rata-rata jumlah air yang dibutuhkan untuk memproduksi padi yang optimal adalah 180-300 mm3/bulan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | PLTA Ketenger is one of the hydroelectric power plant located in the western region of Central Java, specifically in the village of Ketenger, Baturraden, Banyumas. PLTA Ketenger is a legacy of the Dutch East Indies era, initially equipped with 2 generator units, capable of producing electrical energy totaling 3.52 MW for the electricity needs in the Banyumas region. The purpose of this study is to understand the planned availability of electricity at PLTA and the planned water availability in the Ketenger village, intended for the irrigation needs of rice farming for the period 2022–2033. Simulation is conducted using the LEAP (Low Emissions Analysis Platform) software to forecast the demand for electricity in Banyumas Regency and the availability of water in Ketenger Village, as well as the electricity supply by PLTA Ketenger under the Business As Usual (BAU) scenario using trend and econometric approaches. Projection of electricity consumption in Banyumas Regency indicates an increase, with a total average annual growth rate of 6.91% from 2022 to 2033. PLTA Ketenger is only able to supply 5.2% of the energy in 2022 and 17.5% in 2033, requiring additional electricity from other power plants to generate 1,572,860.76 MWh of electricity in 2033. Projection of water needs in Ketenger Village for rice crop productivity shows a total of 10,517.26 mm³/year until 2033. This indicates that the average monthly rainfall in 2022 is optimal, with water availability of 662.83 mm³/month. Similarly, until 2033, the water availability increases to 876 mm³/month, assuming the average amount of water needed for optimal rice production is 180-300 mm³/month. |
| Kata kunci | Perencanaan, Energi, Listrik, Irigasi, Pertanian Padi, PLTA, LEAP |
| Pembimbing 1 | Ropiudin, S.TP., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Priswanto, S.T., M.Eng. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 12 |
| Tgl. Entri | 2023-11-19 13:39:39.362532 |