Artikel Ilmiah : K1B019046 a.n. MUHAMMAD FAIZ MUNTAHA

Kembali Update Delete

NIMK1B019046
NamamhsMUHAMMAD FAIZ MUNTAHA
Judul ArtikelDimensi Metrik Ketetanggaan dan Ketetanggaan Lokal Pada Graf Dutch Windmill
Abstrak (Bhs. Indonesia)Nilai dimensi metrik ketetanggaan dan dimensi metrik ketetanggaan lokal ditentukan dengan cara mengambil himpunan pembeda ketetanggaan dan ketetanggaan lokal dengan jumlah anggotanya yang minimum. Himpunan pembeda ketetanggaan merupakan himpunan simpul di suatu graf sedemikian sehingga semua simpul di graf tersebut memiliki representasi ketetanggaan yang berbeda terhadapnya. Definisi himpunan pembeda ketetanggaan lokal sama seperti himpunan pembeda ketetanggaan, namun terdapat syarat tambahan dimana hanya pasangan simpul yang saling bertetangga saja yang tidak boleh memiliki representasi ketetanggaan yang sama. Penelitian ini membahas tentang penentuan nilai dimensi metrik ketetanggaan dan ketetanggaan lokal dari graf dutch windmill D_n^m dengan n\geq3 dan m\geq2. Penelitian ini mendapatkan hasil bahwa terdapat 6 kasus pada nilai dimensi metrik ketetanggaan dan 3 kasus pada dimensi metrik ketetanggaan lokal. Setiap kasus tersebut dibedakan berdasarkan dengan besaran nilai n dari graf dutch windmill D_n^m.
Abtrak (Bhs. Inggris)The value of adjacency metric dimension and local adjacency metric dimension is determined by taking the adjacency resolving set and local adjacency with the minimum number of members. A adjacency resolving set is a set of vertices in a graph such that all vertices in the graph have different adjacency representations to them. The definition of a local adjacency metric dimension is the same as a adjacency metrik dimension, but there is an additional requirement that only pairs of adjacency vertices can not have the same adjacency representation. This research discusses determining the adjacency metric dimension and the local adjacency metric dimension values of the dutch windmill graph D_n^m With n\geq3 and m\geq2. This research found that there were 6 cases in the adjacency metric dimension and 3 cases in the local adjacency metric dimension. Each case is differentiated based on the n valueof the dutch windmill graph D_n^m.
Kata kuncidimensi metrik ketetanggaan, dimensi metrik ketetanggaan lokal, graf dutch windmill.
Pembimbing 1Siti Rahmah Nurshiami, M.Si.
Pembimbing 2Agus Sugandha, M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-11-18 20:50:04.458236
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.