Artikel Ilmiah : E1A019303 a.n. MEGA RAHMADANI
| NIM | E1A019303 |
|---|---|
| Namamhs | MEGA RAHMADANI |
| Judul Artikel | Perlindungan Hukum Terhadap Konsumen Dalam Pembatalan Keberangkatan Wisata Akibat Force Major Berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor 1/PDT.G.S/2023/PN. BTM) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Perubahan iklim yang tidak menentu dan bencana alam yang menyebabkan pembatalan perjalanan wisata menimbulkan force major. Pelaksanaan jasa perjalanan wisata menimbulkan hubungan hukum antar wisatawan dengan perusahaan perjalanan wisata. Hak-hak konsumen semestinya diperhatikan dan dilindungi, namun dalam prakteknya sering terabaikan karena itikad tidak baik serta usaha hanya didorong untuk mendapatkan keuntungan yang sebesar-besarnya. Penelitian ini bertujuan mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen dalam pembatalan keberangkatan wisata akibat force major ditinjau dari Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen (Studi Kasus Putusan Pengadilan Negeri Batam Nomor 1/PDT.G.S/2023/PN BTM). Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analisis. Sumber data dalam penelitian ini adalah bersumber dari data sekunder yang meliputi bahan hukum primer, sekunder dan tersier dengan menggunakan metode analisis data yang dilakukan secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa telah adanya perlindungan hukum kepada konsumen dalam pembatalan keberangkatan wisata akibat force major, dimana PT Mytrip Indonesia Endrifi telah melanggar hak konsumen yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Selanjutnya berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh hasil bahwa Hakim menyatakan bahwa perbuatan tersebut merupakan Perbuatan Melawan Hukum terkait kesalahan/kelalaian dalam menyampaikan informasi pembatalan keberangkatan perjalanan wisata. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Erratic climate change and natural disasters that cause the cancellation of tourist trips cause force majeure. The implementation of travel services creates a legal relationship between tourists and travel companies. Consumer rights should be considered and protected, but in practice are often neglected because of bad faith and businesses are only driven to get the maximum profit. This study aims to determine the legal protection of consumers in the cancellation of tour departures due to force majors in terms of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection (Case Study of Batam District Court Decision Number 1/PDT.G.S/2023/PN BTM). The research method used is a normative juridical approach with descriptive analysis research specifications. The data source in this research is sourced from secondary data which includes primary, secondary and tertiary legal materials using normative qualitative data analysis methods. Based on the results of the research, it shows that there has been legal protection to consumers in canceling tour departures due to force majeure, where PT Mytrip Indonesia Endrifi has violated consumer rights stipulated in Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. Furthermore, based on the results of research and discussion, it is obtained that the Judge states that the act is a Wrongful Act related to errors / negligence in conveying information on the cancellation of tour departures. |
| Kata kunci | Perlindungan Hukum, Konsumen, Pembatalan Keberangkatan Wisata, Force Major. |
| Pembimbing 1 | Suyadi, S.H., M. Hum. |
| Pembimbing 2 | M.I Wiwik Yuni Hastuti, S.H, M.H. |
| Pembimbing 3 | Agus Mardianto, S.H, M.H. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2023-11-18 13:20:31.972815 |