Artikel Ilmiah : A1A019100 a.n. HAIDAR RIZKI DWI RAHMATULLAH

Kembali Update Delete

NIMA1A019100
NamamhsHAIDAR RIZKI DWI RAHMATULLAH
Judul ArtikelKontribusi Pendapatan Padi Organik Bersertifikat terhadap Pendapatan Rumah Tangga Petani di Desa Dawuhan dan Desa Kalisube Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Usahatani padi organik bersertifikat adalah proses budidaya padi tanpa menggunakan bahan-bahan kimia untuk melestarikan ekosistem dan menghasilkan produk yang bermanfaat bagi lingkungan serta telah mendapatkan sertifikasi resmi dari lembaga yang berwenang. Pelaksanaan pengembangan padi organik bersertifikat di Desa Dawuhan dan Desa Kalisube memiliki kendala yaitu sempitnya kepemilikan lahan garapan petani dan harga jual gabah kering giling yang tergolong rendah menunjukan indikasi terhadap sumbangan pendapatan rumah tangga juga rendah. Penelitian ini bertujuan untuk 1) Mengetahui besar biaya, penerimaan, dan pendapatan padi organik bersertifikat di Desa Dawuhan dan Desa Kalisube Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas, 2) Mengetahui besarnya kontribusi pendapatan petani padi organik terhadap pendapatan rumah tangga di Desa Dawuhan dan Desa Kalisube Kecamatan Banyumas Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilaksanakan selama bulan Juni 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kasus pada kelompok tani Marsudi Among Tani dan Sida Mukti. Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah metode sensus. Analisis data yang digunakan yaitu analisis biaya usahatani, analisis penerimaan usahatani, analisis pendapatan usahatani, analisis pendapatan rumah tangga, dan analisis kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa total biaya rata-rata padi organik bersertifikat selama satu musim tanam sebesar Rp2.139.567, penerimaan rata-rata sebesar Rp5.773.319, dan memperoleh rata-rata pendapatan sebesar Rp3.633.752. Besarnya kontribusi pendapatan padi organik bersertifikat terhadap pendapatan rumah tangga petani sebesar 33 persen.
Abtrak (Bhs. Inggris)Certified organic rice farming is the process of cultivating rice without using chemicals to preserve the ecosystem and produce products that are beneficial to the environment and have received official certification from authorized institutions. The implementation of certified organic rice development in Dawuhan Village and Kalisube Village has constraints, namely the narrowness of farmers' cultivated land ownership and the relatively low selling price of milled dry grain, indicating that the contribution to household income is also low. This study aims to 1) To determine the cost, revenue, and income of certified organic rice in Dawuhan Village and Kalisube Village, Banyumas District, Banyumas Regency, 2) To determine the contribution of organic rice farmers' income to household income in Dawuhan Village and Kalisube Village, Banyumas District, Banyumas Regency. This research was conducted during June 2023. The research method used was a case study of the Marsudi Among Tani and Sida Mukti farmer groups. The sampling method used was the census method. The data analysis used was farming cost analysis, farm income analysis, farm income analysis, household income analysis, and income contribution analysis. The results showed that the total average cost of certified organic rice during one growing season amounted to Rp2.139.567, average revenue of Rp5.773.319, and obtained an average income of Rp3.633.752. The contribution of certified organic rice income to farmer household income was 33 percent.
Kata kunciKeywords: organic rice, contribution, household income
Pembimbing 1Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D.
Pembimbing 2Sunendar, S.P., M.Sc.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-11-16 01:59:10.217807
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.