| NIM | F1D020049 |
| Namamhs | ELLENA AURELIA |
| Judul Artikel | Relasi Patron-Klien dalam Proses Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Proses pemenangan pasangan calon bupati terpilih sebagai incumbent dalam Pilkada Purbalingga tahun 2020 melibatkan jajaran birokrasi untuk membantu pemenangannya. Proses tersebut menandakan bahwa proses pilkada masih terus melanggengkan karakter birokrasi patrimonial di daerah, di mana mereka tidak bisa netral dengan kepentingan politik serta bersifat transaksional. Tujuan penelitian ini adalah menjelaskan relasi patron-klien yang secara khusus mengurai lebih jauh relasi birokrasi dengan calon bupati dalam Pilkada di Kabupaten Purbalingga Tahun 2020. Penelitian dilakukan menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, telah terjadi pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan ASN dalam proses Pilkada Kabupaten Purbalingga tahun 2020. Kedua, birokrat memberikan loyalitas dan dukungannya dengan melakukan langkah-langkah untuk memenangkan pasangan calon terpilih, sementara pasangan terpilih memberikan kompensasi jabatan dan/atau kenaikan pangkat bagi para birokrat yang berjasa memenangkan dan/atau mengeluarkan harta bendanya untuk memenangkan serta memberikan sanksi bagi yang dianggap tidak mendukungnya yang dimaknai sebagai relasi patron-klien dalam proses Pilkada Kabupaten Purbalingga 2020 antara birokrasi dengan pasangan calon bupati terpilih. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The process of winning the pair of regent candidates elected as incumbents in the 2020 Purbalingga regional election involved bureaucratic ranks to help win. This process indicates that the electoral process still continues to perpetuate the character of patrimonial bureaucracy in the regions, where they cannot be neutral with political interests and are transactional. The purpose of this study is to explain the patron-client relationship which specifically elaborates further the bureaucratic relationship with regent candidates in the 2020 regional elections in Purbalingga Regency. The research was conducted using a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews and documentation. The results showed that first, there had been violations committed by civil servants in the 2020 Purbalingga Regency Regional Election process. Second, bureaucrats provide loyalty and support by taking steps to win the pair of selected candidates, while the selected spouse provides compensation for positions and/or promotions for bureaucrats who are meritorious in winning and/or spending their property to win and providing sanctions for those who are considered not to support them which is interpreted as a patron-client relationship in the 2020 Purbalingga Regency Regional Election process between the bureaucracy and the spouse Candidates for Regent were elected. |
| Kata kunci | patron-klien; pilkada kabupaten purbalingga 2020; birokrasi patrimonial; incumbent; ASN. |
| Pembimbing 1 | Dr. Indaru Setyo Nurprojo, S.IP., M.A. |
| Pembimbing 2 | Ahmad Sabiq, S.IP., M.A. |
| Pembimbing 3 | Prof.Dr.Sofa Marwah, M.Si. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 11 |
| Tgl. Entri | 2023-11-15 14:21:07.495185 |
|---|