Artikel Ilmiah : F1B017011 a.n. DINASTI OKTARIZKA

Kembali Update Delete

NIMF1B017011
NamamhsDINASTI OKTARIZKA
Judul ArtikelImplementasi Program Pemberdayaan Masyarakat Melalui Dana Desa
(Studi Pelatihan Pemulasaran Jenazah dan Memasak Kue Basah
di Desa Kedungbanteng, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini dilatarbelakangi oleh Undang-Undang Nomor 6 tahun 2014
yang telah menempatkan desa sebagai ujung tombak pembangunan dan
peningkatan atau pengembangan kesejahteraan masyarakat desa dengan
mengelola daerahnya secara mandiri. Pengembangan desa-desa tersebut didanai
oleh pemerintah pusat dengan dana desa. Salah satu prioritas yang diusulkan
dalam dana desa yaitu bidang pemberdayaan masyarakat sebagai upaya
peningkatan keterampilan agar masyarakat desa lebih berdaya. Sama halnya
dengan kegiatan pemberdayaan masyarakat pada pelatihan memasak kue basah
dan pelatihan pemulasaran jenazah di Desa Kedungbanteng yang dilaksanakan
sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Masalah yang muncul ketika kegiatan sudah
dibuat sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa namun pada salah satunya tidak
berjalan secara berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
implementasi program pemberdayaan masyarakat melalui pelatihan pemulasaran
jenazah dan memasak kue basah di Desa Kedungbanteng. Pemilihan informan
menggunakan teknik purposive sampling dan snowball sampling. Pengumpulan
data menggunakan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data
yang digunakan adalah metode analisis interaktif. Hasil penelitian ini
menunjukkan implementasi pada kedua kegiatan pelatihan berjalan dengan baik
hanya saja ada beberapa aspek yang dijalankan belum maksimal sehingga hasil
yang didapat belum dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap
masyarakat Desa Kedung Banteng dalam bidang pemberdayaan masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research is motivated by Law Number 6 of 2014 which has placed villages as
the spearhead of development and improving or developing the welfare of village
communities by managing their areas independently. The development of these
villages is funded by the central government with village funds. One of the
priorities proposed in the village fund is the field of community empowerment as
an effort to increase skills so that village communities are more empowered.
Likewise, community empowerment activities include wet cake cooking training
and corpse handling training in Kedungbanteng Village which are carried out
according to community needs. Problems arise when activities have been
designed to suit the needs of the village community, but one of them does not run
sustainably. This research aims to analyze the implementation of a community
empowerment program through training in corpse handling and cooking wet
cakes in Kedungbanteng Village. The selection of informants used purposive
sampling and snowball sampling techniques. Data collection uses interviews,
observation and documentation. The data analysis method used is the interactive
analysis method. The results of this research show that the implementation of the
two training activities went well, however there were several aspects that were
not implemented optimally so that the results obtained were not able to have a
significant impact on the people of Kedung Banteng Village in the field of
community empowerment.
Kata kunciDana Desa, Implementasi, Pemberdayaan masyarakat
Pembimbing 1Prof. Dr. Dwiyanto Indiahono, M.Si
Pembimbing 2Dr. Alizar Isna, M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman17
Tgl. Entri2023-11-14 20:18:45.071633
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.