Artikel Ilmiah : A1A018055 a.n. SEFIRSTYA SHABRINAZZAHRANI
| NIM | A1A018055 |
|---|---|
| Namamhs | SEFIRSTYA SHABRINAZZAHRANI |
| Judul Artikel | ANALISIS STRATEGI PEMASARAN JAGUNG (Zea mays) (STUDI KASUS: PT. AGRITAMA PRIMA MANDIRI DI KABUPATEN BLORA) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tren kebutuhan komoditas jagung di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir terus meningkat untuk berbagai kebutuhan, yaitu untuk pakan ternak, industri pangan, dan konsumsi langsung. PT. Agritama Prima Mandiri yang sudah bergerak di bidang pertanian selama dua puluh tahun memutuskan untuk membangun usaha jagung pipil di Kabupaten Blora yang merupakan produsen jagung terbesar kedua di Jawa Tengah bersama lebih dari 1.500 petani dan bank BNI dengan program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Usaha tersebut masih mengalami hambatan dan tantangan internal dan eksternal yang menyebabkan perusahaan membutuhkan strategi pemasaran terbaik untuk diaplikasikan. Tujuan penelitian ini adalah 1) mengidentifikasi faktor internal pada pemasaran jagung pipil untuk pakan ternak di PT. Agritama Prima Mandiri; 2) mengidentifikasi faktor eksternal pada pemasaran jagung pipil untuk pakan ternak di PT. Agritama Prima Mandiri; 3) mengidentifikasi posisi PT. Agritama Prima Mandiri dilihat dari faktor internal dan eksternalnya; dan 4) mendapatkan strategi pemasaran yang terbaik untuk memasarkan jagung pipil untuk pakan ternak di PT. Agritama Prima Mandiri. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah studi kasus. Informan dalam penelitian ini merupakan key informant yang mengetahui dan memiliki berbagai informasi pokok yang diperlukan dalam penelitian. Metode analisis yang digunakan adalah Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), matriks Internal Eksternal (IE), matriks SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats) dan QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa faktor internal dan eksternal pada pemasaran jagung pipil untuk pakan ternak di PT. Agritama Prima Mandiri adalah harga jagung yang sesuai dengan kualitas (kekuatan), tidak adanya promosi ke perusahaan industri pakan ternak yang prospektif (kelemahan), peningkatan penjualan PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (peluang), kondisi cuaca hujan serta kenaikan harga pupuk dan insektisida tanaman jagung (ancaman). Total skor Internal Factor Evaluation (IFE) sebesar 2,95 (dari total skor 4,00) mengindikasikan posisi internal PT. Agritama Prima Mandiri yang cukup baik dan total skor 2,77 (dari total skor 4,00) pada External Factor Evaluation (EFE) menunjukkan bahwa perusahaan cukup merespons peluang dan ancaman. Gabungan antara matriks IFE dan EFE menempatkan PT. Agritama Prima Mandiri dalam kuadran V pada matriks Internal Eksternal (IE), yaitu disarankan untuk menjalankan strategi menjaga dan mempertahankan. Matriks SWOT menghasilkan sepuluh alternatif strategi dan prioritas strategi terbaik dari analisis QSPM adalah mensosialisasikan kepada petani spesifikasi produk jagung pipil kering dengan harga yang ditawarkan lebih tinggi untuk memenuhi adanya permintaan jagung pipil berkadar air rendah sekaligus meningkatkan market share dan kepercayaan konsumen industri terhadap perusahaan. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The trend in demand for corn commodities in Indonesia has been steadily increasing in recent years for various purposes, including animal feed, the food industry, and direct consumption. PT. Agritama Prima Mandiri, a company with twenty years of experience in the agricultural sector, made the decision to establish a shelled corn business in Blora Regency, the second-largest corn producer in Central Java. This venture was carried out in collaboration with over 1,500 farmers and BNI through the Kredit Usaha Rakyat (KUR) program. However, the company has been facing internal and external obstacles and challenges, necessitating the implementation of an effective marketing strategy. This research aimed to achieve several objectives: 1) identify the internal factors involved in the marketing of shelled corn for animal feed at PT. Agritama Prima Mandiri; 2) determine external factors in the marketing of shelled corn for animal feed at PT. Agritama Prima Mandiri; 3) assess the position of PT. Agritama Prima Mandiri based on its internal and external factors; and 4) determine the best marketing strategy for shelled corn for animal feed at PT. Agritama Prima Mandiri. The research employed a case study method, and the key informants were individuals with essential knowledge and information relevant to the research. The analysis methods employed were Internal Factor Evaluation (IFE), External Factor Evaluation (EFE), Internal External Matrix (IE), SWOT matrix (Strengths, Weaknesses, Opportunities and Threats), and QSPM (Quantitative Strategic Planning Matrix). The results of the research analysis identified various internal and external factors in the marketing of shelled corn at PT. Agritama Prima Mandiri. These factors included the price that corresponds to quality (strength), the lack of promotion to prospective animal feed industry companies (weakness), the increasing sales of PT. Charoen Pokphand Indonesia Tbk (opportunities), and the challenges posed by rainy weather conditions and rising prices of fertilizers and insecticides for corn plants (threats). The Internal Factor Evaluation (IFE) score of 2.95 (out of 4.00) indicated that PT. Agritama Prima Mandiri had relatively good internal position, while External Factor evaluation (EFE) score of 2.77 (out of 4.00) demonstrated that the company adequately responded to opportunities and threats. The combination of the IFE and EFE matrices positioned PT. Agritama Prima Mandiri in quadrant V of the Internal External (IE) matrix, recommending the implementation of a hold and maintain strategy. The SWOT matrix generated ten strategic alternatives, and the best strategic priority identified from the QSPM analysis is to socialize to farmers the product specifications for dry shelled corn with the advantage of a higher price to meet the demand for shelled corn with low water content while simultaneously increasing market share and fostering industrial consumer trust. |
| Kata kunci | Faktor Internal Eksternal, Jagung Pipil, QSPM, SWOT |
| Pembimbing 1 | Alpha Nadeira Mandamdari, S.P., M.P. |
| Pembimbing 2 | Budi Dharmawan, S.P., M.Si., Ph.D. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 90 |
| Tgl. Entri | 2023-11-11 18:11:56.291462 |