Artikel Ilmiah : E1A019224 a.n. OWTA PANDU QUWAIYU
| NIM | E1A019224 |
|---|---|
| Namamhs | OWTA PANDU QUWAIYU |
| Judul Artikel | PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN ATAS HILANGNYA BARANG DI BAGASI PESAWAT PT LION AIR BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (STUDI PUTUSAN BPSK KOTA PADANG NOMOR : 03/PTS /BPSK-PDG/SBR/ARBT/III/2023) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Angkutan Udara merupakan setiap kegiatan dengan menggunakan pesawat udara untuk mengangkut penumpang atau kargo untuk satu perjalanan atau lebih dari satu tempat ke tempat yang lain. Perkembangan angkutan udara sayangnya tidak diimbangi dengan peningkatan keamanan dalam penerbangan yang dapat merugikan penumpang, tidak sedikit masyarakat yang merasa dirugikan atas tidak bertanggungjawabnya maskapai penerbangan terhadap masalah-masalah yang terjadi dalam jasa angkutan udara, salah satunya yaitu hilangnya bagasi tercatat di dalam pesawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perlindungan hukum terhadap konsumen atas hilangnya bagasi tercatat PT Lion Air berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 dalam Putusan BPSK Kota Padang Nomor : 03/PTS/BPSK-PDG/SBR/ARBT/III/2023. Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis data yang digunakan adalah data sekunder yang terdiri dari bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dilakukan dengan studi kepustakaan. Data yang disajikan dalam bentuk uraian kemudian dianalisis menggunakan metode normatif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan pada putusan BPSK Kota Padang Nomor : 03/PTS/BPSK-PDG/SBR/ARBT/III/2023, diketahui bahwa konsumen sudah mendapatkan perlindungan hukum secara penuh terkait hak-haknya, diantaranya pada Pasal 4 huruf c dan h Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen. Hal ini dapat dibuktikan dalam putusan Majelis hakim yang memutuskan bahwa PT Lion Air selaku pelaku usaha terbukti secara sah dan meyakinkan telah melanggar Pasal 7 huruf b dan f jo. Pasal 19 ayat (2) jo. Pasal 60 Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen dengan memerintahkan PT Lion Air untuk membayar ganti rugi sebesar Rp. 9.911.400,- dan dikenai sanksi administratif sebesar Rp.30.000.000,- yang dibayarkan kepada konsumen. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Air transportation is any activity that uses aircraft to transport passengers or cargo from one place to another for one or more journeys. Unfortunately, the development of air transportation has not been matched by an increase in flight safety, which can be detrimental to passengers. Many people feel aggrieved due to the airlines' irresponsible behavior regarding issues that occur in air transportation services, one of which is the loss of checked baggage on board. This research aims to determine the legal protection for consumers regarding the loss of checked baggage on PT Lion Air based on Law Number 8 of 1999 in BPSK verdict number : 03/PTS/BPSK-PDG/SBR/ARBT/III/2023. This research uses a normative juridical approach with a descriptive-analytical research specification. The type of data used is secondary data consisting of primary legal materials, secondary legal materials, and tertiary legal materials conducted through a literature study. The data presented in the form of descriptions are then analyzed using qualitative normative methods. Based on the results of the research and the discussion in BPSK verdict number: 03/PTS/BPSK-PDG/SBR/ARBT/III/2023, it is known that consumers have received full legal protection related to their rights, including in Article 4 letters c and h of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. This can be proven in the panel of judges' decision, which stated that PT Lion Air, as a business entity, was proven to have legitimately violated Article 7 letters b and f in conjunction with Article 19 paragraph (2) in conjunction with Article 60 of Law Number 8 of 1999 concerning Consumer Protection. They were ordered to pay compensation in the amount of Rp. 9,911,400 and were subject to an administrative sanction of Rp. 30,000,000 to be paid to the consumer. |
| Kata kunci | Perlindungan Hukum, Konsumen, Bagasi Tercatat, PT Lion Air |
| Pembimbing 1 | M. I. Wiwik Yuni Hastuti, S.H., M.H. |
| Pembimbing 2 | Krisnhoe Kartika W., S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 3 | Suyadi, S.H., M.Hum. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2023-11-07 12:34:58.834082 |