| NIM | F1F019062 |
| Namamhs | YULIS LUTVIHANA |
| Judul Artikel | From Crisis to Security: Mengurai Proses Sekuritisasi Krisis Iklim di Sudan Selatan Tahun 2016-2021 |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Krisis iklim menjadi sorotan utama sebagai isu global yang mendesak, karena potensi dampaknya yang meluas hingga mengancam keamanan manusia dan stabilitas negara-negara rentan. Sudan Selatan, sebagai negara yang telah menghadapi berbagai tantangan politik, sosial, dan ekonomi, juga merasakan dampak serius krisis iklim yang makin mengkhawatirkan. Negara ini menempati peringkat ke-8 sebagai yang paling rentan di dunia, serta peringkat ke-175 dalam kesiapan menghadapi krisis iklim. Oleh sebab itu, diperlukan upaya untuk menempatkan krisis iklim sebagai isu keamanan sehingga muncul urgensi untuk mengatasinya. Sekuritisasi menjadi pilihan yang tepat untuk membingkai krisis iklim sebagai isu keamanan untuk menarik perhatian global sebagai audiens dalam membantu menghadapi berbagai dampak yang ditimbulkan. Penelitian ini bertujuan untuk memahami proses sekuritisasi krisis iklim yang dilakukan oleh Pemerintah Sudan Selatan (sebagai aktor utama sekuritisasi), dengan dukungan beberapa aktor fungsional (Oxfam dan media Sudan Selatan), sebagai upaya memberikan perlindungan kepada masyarakat Sudan Selatan (sebagai objek rujukan) yang terancam oleh ancaman eksistensial berupa krisis iklim. Dengan menggunakan metode penelitian deskriptif dan kerangka pemikiran Teori Sekuritisasi Barry Buzan dan Ole Wæver, serta disempurnakan oleh pandangan sekuritisasi Diez, dkk, penelitian ini menunjukkan bahwa proses sekuritisasi krisis iklim yang dilakukan oleh Pemerintah Sudan Selatan melalui speech act-nya berhasil. Hal ini dibuktikan oleh diterbitkannya kebijakan atau tindakan luar biasa, berupa adaptasi dan mitigasi iklim oleh Sudan Selatan (NAP). Selain itu, baik speech act yang disampaikan maupun tindakan luar biasa pemerintah direspons positif oleh komunitas global (sebagai audiens), seperti organisasi internasional maupun negara, yang memberikan dukungan bagi Sudan Selatan dalam memerangi krisis iklim dan dampaknya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The climate crisis has come to the forefront as an urgent global issue, due to its potentially widespread impacts that threaten the human security and stability of vulnerable countries. South Sudan, a nation grappling with various political, social, and economic challenges, is simultaneously confronting the severe consequences of the climate crisis. The country ranks 8th in vulnerability globally and 175th in climate preparedness. Therefore, efforts are needed to position the climate crisis as a security issue to create a sense of urgency in addressing it. Securitization is the appropriate approach to framing the climate crisis as a security issue to attract global attention and help the country address its various impacts. This study aims to understand the climate crisis securitization process undertaken by the Government of South Sudan as the primary actor in securitization, with the support of functional actors such as Oxfam and South Sudanese media. This effort aims to protect the people of South Sudan from the existential threats posed by the climate crisis. By employing a descriptive research method and applying the conceptual framework of Barry Buzan and Ole Waever's Securitization Theory, further refined through the perspective of Diez et al., this study provides evidence of the successful securitization of the climate crisis by the Government of South Sudan through its speech acts. This success is underscored by South Sudan's implementation of extraordinary measures, such as climate adaptation and mitigation, as outlined in the National Adaptation Plan (NAP). Moreover, the speech acts and the government's extraordinary measures have garnered positive responses from the global community, including international organizations and supportive countries, in their collaborative efforts to combat the climate crisis. |
| Kata kunci | Krisis Iklim, NAP, Perubahan Iklim, Sekuritisasi, Speech Act, Sudan Selatan |
| Pembimbing 1 | Ayusia Sabhita Kusuma, M.Soc.Sc. |
| Pembimbing 2 | Kholifatus Saadah, M.Hub.Int. |
| Pembimbing 3 | Nuriyeni Kartika Bintarsari, Ph.D. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 87 |
| Tgl. Entri | 2023-11-06 15:00:30.292695 |
|---|