Artikel Ilmiah : E1A019257 a.n. CICI NUR INDAH SARI
| NIM | E1A019257 |
|---|---|
| Namamhs | CICI NUR INDAH SARI |
| Judul Artikel | PENYITAAN ASET PELAKU TINDAK PIDANA KORUPSI SEBAGAI UPAYA PENGEMBALIAN KERUGIAAN NEGARA (Studi di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Korupsi merupakan suatu perbuatan melawan hukum yang bertujuan untuk memperkaya diri sendiri maupun orang lain yang menyebabkan kerugian negara dan hilangnya hak-hak untuk mensejahterakan rakyat. Penyitaan aset pelaku tindak pidana korupsi adalah salah satu langkah antisipatif yang untuk menyelamatkan atau mencegah beralih atau hilangnya aset dari terdakwa. Penyitaan terhadap aset sebagai upaya untuk mengembalikan keuangan negara akibat dari tindak pidana korupsi. Rumusan dalam penelitian ini adalah bagaimana mekanisme penyitaan aset pelaku tindak pidana korupsi sebagai upaya pengembalian kerugian negara di Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dan bagaimana hambatan yang dialami oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor dalam melakukan penyitaan aset pelaku tindak pidana korupsi sebagai upaya pengembalian kerugian negara. Pada penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis sosiologis, dengan spesifikasi deskritif analisis, sumber data yang digunakan data primer dan data sekunder, data yang disajikan dengan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukan mekanisme penyitaan aset pelaku tindak pidana korupsi meliputi; penelusuran, pemblokiran, penyitaan, perampasan, pengelolaan aset, keterlibatan masyarakat. Dalam pelaksaannya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor memiliki beberapa hambatan dalam faktor penegak hukum, sarana atau fasilitas, dan masyarakat. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Corruption is an unlawful act that aims to enrich oneself or others which causes state losses and loss of rights for the welfare of the people. Confiscation of assets of perpetrators of corruption is one of the anticipatory steps to save or prevent the transfer or loss of assets of the defendant. Confiscation of assets is an effort to restore state finances as a result of corruption. The formulation in this study is how the mechanism for confiscating assets of perpetrators of corruption crimes as an effort to recover state losses at the Bogor Regency District Attorney's Office and how the obstacles experienced by the Bogor Regency District Attorney's Office in confiscating assets of perpetrators of corruption crimes as an effort to recover state losses. This research uses a juridical sociological approach method, with descriptive analysis specifications, data sources used primary data and secondary data, data presented with qualitative analysis. The results showed that the confiscation of assets of perpetrators of corruption included; tracing, blocking, confiscation, seizure, asset management, community involvement. In its implementation, the Bogor Regency District Attorney's Office has several obstacles in law enforcement factors, facilities or facilities, and the community. |
| Kata kunci | Penyitaan Aset, Tindak Pidana Korupsi, Pengembalian Kerugian Negara |
| Pembimbing 1 | Prof. Dr. Hibnu Nugroho, S.H., M.Hum. |
| Pembimbing 2 | Dessi Perdani Yuris Puspita Sari, S.H.,M.H. |
| Pembimbing 3 | Sanyoto, S.H., M.Hum. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2023-10-27 20:17:02.544909 |