Artikel Ilmiah : I1D019073 a.n. YURISADENSI EKA PUTRI LASTARIADI

Kembali Update Delete

NIMI1D019073
NamamhsYURISADENSI EKA PUTRI LASTARIADI
Judul ArtikelHubungan Tabu Makanan dengan Keberagaman Pangan BAlita Stunting di Desa Sumbang, Kecamatan SUmbang, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Stunting merupakan keadaan dimana balita memiliki tinggi atau panjang badan yang minim apabila dibandingkan dengan usia, dampak yang terjadi apabila kondisi ini terus dibiarkan adalah terganggunya perkembangan otak, pertumbuhan fisik dan metabolisme. Faktor yang mempengaruhi Stunting yaitu tabu makanan dan keragaman pangan. Tujuan dari penelitian ini yaitu mengetahui hubungan tabu makanan dengan keragaman pangan pada balita stunting Desa Sumbang, Banyumas.
Metodologi: penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan teknik total sampling. Uji Chi-square digunakan untuk melihat hubungan tabu makanan dan keragaman pangan. Instrumen yang digunakan yaitu, formulir tabu makanan, recall 24 jam dan Dietary Diversity Score (DDS).
Hasil Penelitian: Hasil penelitian menunjukan bahwa tidak terdapat hubungan signifikan tabu makanan dengan keragaman pangan balita stunting di Desa Sumbang (ρ=0,848).
Kesimpulan: penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi hubungan tabu makanan dan keragaman pangan balita stunting di Desa Sumbang. Metode penelitian yang digunakan adalah metode observasional analitik dengan teknik total sampling, dan analisis menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tabu makanan dan keragaman pangan pada balita stunting di Desa Sumbang (ρ=0,848). Oleh karena itu, penelitian ini menyarankan penelitian selanjutnya dapat mempertimbangkan faktor-faktor lain yang memiliki kontribusi dalam memahami hubungan antara keragaman pangan dan status gizi balita.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Stunting is a condition where toddlers have minimal height or length when compared to age, the impact that occurs if this condition continues is disruption of brain development, physical growth and metabolism. Factors that influence stunting are food taboos and food diversity. The purpose of this study was to determine the relationship between food taboos and food diversity in stunting toddlers in Sumbang Village, Banyumas.
Methodology: This study used analytic observational method with total sampling technique. Chi-square test was used to see the relationship between food taboos and food diversity. The instruments used were food taboo form, 24-hour recall and Dietary Diversity Score (DDS).
Results: The results showed that there was no significant relationship between food taboos and food diversity of stunted toddlers in Sumbang Village (ρ=0.848).
Conclusion: This study aims to evaluate the relationship between food taboos and food diversity of stunting toddlers in Sumbang Village. The research method used was analytic observational method with total sampling technique, and analysis using Chi-square test. The results showed that there was no significant relationship between food taboos and food diversity in stunted toddlers in Sumbang Village (ρ=0.848). Therefore, this study suggests that further research can consider other factors that have a contribution in the development of stunting.
Kata kunciKata Kunci: tabu makanan, kebergaman pangan, stunting, balita.
Pembimbing 1Katri Andini Surijati, S.Si.T., M.Gizi
Pembimbing 2Pramesthi Widya Hapsari, S.K.M., M.Gizi
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-10-25 09:54:01.347877
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.