Artikel Ilmiah : E1B019018 a.n. ABBEY ANASTASIA NAULI NAPITUPULU

Kembali Update Delete

NIME1B019018
NamamhsABBEY ANASTASIA NAULI NAPITUPULU
Judul ArtikelINVESTIGATION TECHNIQUES IN THE CRIME OF THE PREMEDITATED MURDER (CASE STUDY IN MALANG CITY RESORT POLICE)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Teknik penyidikan merupakan suatu teknik atau cara yang digunakan oleh penyidik sesuai cara dan aturan yang terdapat didalam suatu prosedur penyidikan. Teknik penyidikan diatur dalam Pasal 15 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang Manajemen Penyidikan Tindak Pidana, kegiatan penyidikan yang dilaksanakan secara bertahap meliputi penyelidikan, pengiriman SPDP, upaya paksa, pemeriksaan, gelar perkara, penyelesaian berkas perkara, penyerahan berkas perkara ke penuntut umum, penyerahan tersangka dan barang bukti, serta pengehentian penyidikan. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui teknik penyidikan dan hambatan-hambatan yang dihadapi oleh penyidik Kepolisian Resor Malang Kota dalam mengumpulkan bukti dan menemukan tersangka tindak pidana pembunuhan berencana. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis empiris dengan spesifikasi penelitian deskriptif analitis. Jenis dan sumber bahan hukum dalam penelitian ini berasal dari data primer dan data sekunder. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan metode analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknik penyidikan yang dilakukan oleh penyidik Kepolisian Resor Malang Kota untuk mengumpulkan bukti dan menemukan tersangka tindak pidana pembunuhan berencana dilaksanakan secara bertahap sesuai dengan aturan Pasal 15 Peraturan Kapolri Nomor 14 Tahun 2012 tentang manajemen Penyidikan Tindak Pidana. Adapun faktor hambatan yang dihadapi oleh penyidik Kepolisian Resor Malang Kota dalam mengumpulkan bukti dan menemukan tersangka yaitu faktor penegak hukum dan faktor masyarakat.
Abtrak (Bhs. Inggris)Investigation technique is a technique or method used by investigators according to the methods and rules contained in an investigation procedure. Investigation techniques are regulated in Article 15 of National Police Chief Regulation Number 14 of 2012 concerning Management of Criminal Investigations, investigation activities carried out in stages include initial investigation, sending the dispatch of the investigation commencement order (SPDP), forced efforts, examination, case title, completion of case files, submission of case files to public prosecutors, submission of suspects and evidence, and termination of investigations. The purpose of this research is to find out the investigation techniques and obstacles faced by investigators of the Malang City Resort Police in collecting evidence and finding suspects in the crime of premeditated murder. This research uses empirical juridical approach with analytical descriptive research specification. Types and sources of legal materials in this research come from primary data and secondary data. The data obtained was analyzed using a qualitative analysis method. The results showed that the investigation techniques carried out by investigators of the Malang City Resort Police to collect evidence and find suspects in the crime of premeditated murder were carried out in stages in accordance with the rules of Article 15 of the National Police Chief Regulation Number 14 of 2012 concerning the management of Criminal Investigation. The obstacle factors faced by Malang City Police investigators in collecting evidence and finding suspects are law enforcement factors and community factors.
Kata kunciInvestigation Techniques, Criminal Actions, Premeditated Murder
Pembimbing 1Dessi Perdani Yuris Puspitasari, S.H., M.H.
Pembimbing 2Drs. Antonius Sidik Maryono, S.H., M.S.
Pembimbing 3
Tahun2019
Jumlah Halaman22
Tgl. Entri2023-10-11 14:14:18.459204
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.