| NIM | L1C019045 |
| Namamhs | FAQIH FAHMAN FALAKY |
| Judul Artikel | Komposisi dan Kelimpahan Sampah Laut di Pantai Wisata Kebumen |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sampah laut merupakan bahan padat yang sulit terurai, hasil pabrik, atau olahan, yang dibuang di lingkungan laut dan pesisir serta dapat memberikan ancaman secara langsung terhadap produktivitas dan kondisi wilayah perairan. Pantai Menganti, Pantai Logending, dan Pantai Lembupurwo merupakan destinasi wisata yang terancam akibat adanya sampah laut. Timbunan sampah dapat merusak ekosistem perairan dan memiliki dampak buruk bagi kesehatan manusia di sekitarnya. Penelitian ini dilakukan pada bulan Februari-Maret 2023 yang bertujuan untuk mengetahui komposisi, kelimpahan, dan kondisi kebersihan pantai yang dinilai melalui Indeks Kebersihan Pantai. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah random sampling dengan transek garis sepanjang 100 m dengan analisis data yang dilakukan secara deskriptif komparatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi sampah laut terdiri atas jenis plastik, karet, kayu, kain, logam, dan kaca. Sampah plastik merupakan jenis yang mendominasi pada ketiga pantai tersebut. Adapun kelimpahan tertinggi sampah laut berada pada Pantai Logending dengan kepadatan sampah berdasarkan jumlah keping dan bobot sebesar 4,947 keping/m2 dan 48,724 g/m2. Nilai Indeks Kebersihan Pantai tertinggi berada di Pantai Logending dengan nilai sebesar 10,993 yang membuat pantai ini menjadi pantai kotor menurut kategori Clean Coast Index. Strategi seperti pencegahan, penanganan, dan pembersihan dapat dilakukan untuk mengurangi beban sampah yang masuk ke laut. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Marine debris is solid material that are difficult to decompose, factory disposal, or any other things dispose in marine and coastal environments, giving a threat to the sea environment. Menganti Beach, Logending Beach, and Lembupurwo Beach are tourist destinations that are threatened due to marine debris. The Increasing number of tourists results in the accumulation of marine debris around the beach. This study aims to identify the composition and abundance of marine debris and the cleanliness condition of the beach assessed through the Clean Coast Index. The method used in this study is random sampling within a 100 m line transect with descriptive comparative data analysis. The results showed that the composition of marine debris consisted of plastic, rubber, wood, cloth, metal and glass. Plastic waste is the type that dominates the coastal area. The highest abundance of marine debris was at Logending Beach with a density of waste based on the number of pieces and weight of 4,947 pieces/m2 and 48,724 g/m2. The highest Clean Coast Index score is at Logending Beach with a value of 10,993, which makes this beach a dirty beach according to the Clean Coast Index category. |
| Kata kunci | Indeks Kebersihan Pantai, Komposisi, Pantai Wisata Kebumen, Sampah Laut |
| Pembimbing 1 | Hendrayana, S.Kel., M.Si. |
| Pembimbing 2 | Dr. Hartoyo, S.Pi., MT |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 15 |
| Tgl. Entri | 2023-09-25 18:10:51.628958 |
|---|