| NIM | J1A019021 |
| Namamhs | DIAN ARI SAFITRI |
| Judul Artikel | Gender Oppression in the Workplace Depicted in Film The Assistant (2019) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Isu gender merupakan isu yang tiada habisnya untuk dikaji. Meningkatnya jumlah perempuan yang memasuki dunia kerja membuat isu gender menjadi semakin menarik untuk dibahas. Salah satu film yang mengangkat isu gender di tempat kerja adalah The Assistant (2019). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis isu penindasan gender yang dialami oleh tokoh utama perempuan dalam film tersebut yang bekerja di perusahaan yang didominasi pria, khususnya yang berkaitan dengan imperialisme budaya. Metode yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan dialog sebagai data utamanya. Data-data tersebut akan dianalisis dengan menggunakan teori Lima Wajah Penindasan dari Iris M. Young. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Jane mengalami imperialisme budaya yang dipengaruhi oleh norma-norma sosial yang berlaku dalam budaya patriarki. Imperialisme budaya juga memicu bentuk penindasan lain yang mencakup marginalisasi perempuan, eksploitasi tenaga kerja, dan ketidakberdayaan terhadap rekan kerja dan atasan pria. Penindasan tersebut terjadi karena status Jane sebagai perempuan dan posisinya sebagai asisten. Jane mengalami penindasan karena norma dan praktik sosial yang mengatur peran gender di masyarakat juga masih diterapkan di tempat kerja. Pada akhirnya penelitian ini mengungkapkan bahwa tugas-tugas yang biasa dilakukan perempuan di luar tanggung jawabnya dapat dikategorikan sebagai penindasan dalam bentuk imperialisme budaya yang dapat memperkuat penindasan dalam bentuk lain. Oleh karena itu, diperlukan kesadaran gender untuk dapat meminimalisir tindakan penindasan terhadap perempuan di tempat kerja. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Gender issues are endless issues to be studied. The increasing number of women entering the workforce makes gender issues becoming increasingly interesting to discuss. One of the films that raised the issue of gender in the workplace is The Assistant (2019). This current study aims to analyse the issue of gender oppression experienced by the main female character in the film who works in a male-dominated company, especially those related to cultural imperialism. It uses a qualitative method using dialogue as the main data. These data will be analysed using the theory of the Five Faces of Oppression by Iris M. Young. The results of this study indicate that Jane experiences cultural imperialism which is influenced by the social norms prevailing in patriarchal culture. The cultural imperialism also triggers other forms of oppression which include the marginalization of women, exploitation of labour, and the powerlessness towards male co-workers and superiors. These oppressions occurred because of Jane's status as a woman and her position as an assistant. Jane experiences oppression because social norms and practices governing gender roles in society are also still applied in the workplace. Eventually, this research reveals that tasks that are usually done by women outside of their responsibilities can be categorized as oppression in the form of cultural imperialism which can reinforce oppression in other forms. Therefore, gender awareness is needed to be able to minimize acts of oppression for women in the workplace.
|
| Kata kunci | cultural imperialism; gender oppression; film; Iris M. Young; Five Faces of Oppression |
| Pembimbing 1 | Rizki Februansyah |
| Pembimbing 2 | Eni Nur Aeni |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 21 |
| Tgl. Entri | 2023-08-30 10:49:29.723791 |
|---|