Artikel Ilmiah : F1B019041 a.n. ASYROFI ZIDAN

Kembali Update Delete

NIMF1B019041
NamamhsASYROFI ZIDAN
Judul ArtikelPENGARUH TAMBAHAN PENGHASILAN PEGAWAI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KEPUASANA KERJA DI BADAN KEPEGAWAIAN DAERAH PROVINSI JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)Kepuasan kerja yang baik langsung meningkatkan kinerja organisasi, namun laporan organisasi publik sering mengabaikan kepuasan karyawan meski lebih fokus pada kinerja. Tambahan Penghasilan Pegawai dan Budaya Organisasi diyakini memengaruhi kepuasan kerja. Penelitian ini mengkaji Pengaruh Tambahan Penghasilan Pegawai dan Budaya Organisasi terhadap Kepuasan Kerja di Badan Kepegawaian Daerah Provinsi Jawa Tengah. Kepuasan kerja dalam Teori Dua Dimensi Kepuasan Kerja Herzberg diukur melalui faktor Kebersihan (upah, kondisi kerja) dan faktor Motivator (pencapaian, pengakuan). Studi ini menggunakan metode kuantitatif, teknik pengumpulan data dan analisis seperti Korelasi Kendall Tau-c dan Regresi Ordinal. Hasil menunjukkan dampak positif dan signifikan dari penghasilan pegawai dan budaya organisasi terhadap kepuasan kerja. Penting bagi organisasi membuat kebijakan insentif yang adil, membangun budaya positif, dan mempertimbangkan faktor lain yang memengaruhi kepuasan kerja.
Abtrak (Bhs. Inggris)Good job satisfaction directly enhances organizational performance, yet reports from public organizations often overlook employee satisfaction while being more focused on performance. Additional Employee Income and Organizational Culture are believed to influence job satisfaction. This study examines the Influence of Additional Employee Income and Organizational Culture on Job Satisfaction at the Regional Personnel Agency of Central Java Province. Job satisfaction, within Herzberg's Two-Factor Theory, is measured through Hygiene factors (salary, working conditions) and Motivator factors (achievement, recognition). This study employs a quantitative method, data collection techniques, and analyses such as Kendall's Tau-c Correlation and Ordinal Regression. The results show a positive and significant impact of employee income and organizational culture on job satisfaction. It is crucial for organizations to formulate fair incentive policies, foster a positive culture, and consider other factors that affect job satisfaction.
Kata kunciManajemen Sumber Daya Manusia, Kepuasan Kerja, Tambahan Penghasilan Pegawai
Pembimbing 1Drs. Simin, M.Si.
Pembimbing 2Drs. Darmanto Sahat Satyawan, M.Kes., M.Si.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman11
Tgl. Entri2023-08-28 13:36:16.556872
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.