Artikel Ilmiah : G1A009026 a.n. OCTI GUCHIANI
| NIM | G1A009026 |
|---|---|
| Namamhs | OCTI GUCHIANI |
| Judul Artikel | PERMASALAHAN ETIK DALAM PELAKSANAAN JAMPERSAL YANG DIHADAPI TENAGA KESEHATAN PELAKSANA DI RSUD PROF. DR. MARGONO SOEKARJO PURWOKERTO |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tingginya angka kematian ibu (AKI) dan angka kematian bayi (AKB) di Indonesia maka pemerintah mengeluarkan kebijakan Jampersal untuk mempercepat penurunan AKI dan AKB. Jampersalharusmemperhatikannilai-nilaietikdalamdesainmaupunimplementasinya. Etik adalah ilmu yang mempelajariprinsip moral.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui permasalahan etik dalam pelaksanaan Jampersal yang dihadapi tenaga kesehatan pelaksana. Rancanganpenelitian kualitatifdenganmetodewawancara semi terstruktur. Informan adalah dokter obstetri-ginekologi dan bidan VK serta informan pendukung pasien Jampersal. Jumlah informan sebanyak 9. Banyaknya pasien Jampersal yang dirujuk akibat permasalahan dana belum diimbangi dengan tenaga kesehatan dan sarana prasarana yang mencukupi sehingga pelayanan Jampersal dibawah standar. Alokasi dana yang terbatas membuat tenaga kesehatan mendapat jasa medis dibawah jasa medis umum. Hal ini tidak sesuai dengan prinsip keadilan. Permasalahan pada pemasangan kontrasepsi seperti pasien menolak dipasang kontrasepsi atau pasien melepas kontrasepsi setelah keluar dari rumah sakit. Tujuan baik kontrasepsi kadang berbenturan dengan hak pasien untuk menolak pemasangan kontrasepsi. Jampersal adalah bentuk dari prinsip etik solidaritas yang dalam pelaksanaannya harus disertai tanggung jawab sosial. Pemasangan kontrasepsi merupakan salah satu bentuk tanggung jawab sosial sebagai upaya melindungi generasi yang akan datang agar dapat hidup layak. Dalam pelaksanaan Jampersal, prinsip etik yang berbenturan adalah justice, autonomy,beneficence, solidaritas, tanggung jawab sosial, dan melindungi generasi yang akan datang. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The high maternal mortality rate and infant mortality rate in Indonesia made the government issued a policy named Jampersal to accelerate the reduction of maternal mortality and infant mortality rate. Jampersal must concern about ethical values in its design and implementation.Ethic is a study which explains about moral principles. The objective of this research was to determine the ethical issues in the Jampersal implementation faced by health providers. This research used a qualitative design with a half-structured interview method. The informants consisted of obstetrician-gynecologists, midwifes at delivery room, and also patients in Prof.Dr.Margono Soekarjo hospital as supported informant. The number of informants was 9. The number of patients who was referred Jampersal funding problems due to health has not been balanced with adequate funding infrastructure so it made under standardized Jampersal service. Due to inadequate funding, health provider got medical services fee under normal standard. This was not in appropriate with thejustice principle. Problem in the contraception as a birth controllerwas a refusal from the patients or they even put it off after leaving the hospital. The good aim of contraception sometimes conflict with a patient's right to refuse for using contraception. Jampersal is a form of solidarity ethical principles which is in its implementation must be accompanied by social responsibility. The use of contraception is a form of social responsibility in order to protect future generation for living well. Implementation of Jampersal, the ethical principles collided were justice, autonomy, beneficence, solidarity, social responsibility, and protecting future generation. |
| Kata kunci | Jampersal, Permasalahan, Etik, Tenaga Kesehatan |
| Pembimbing 1 | dr. Aditiyono, Sp. OG |
| Pembimbing 2 | Dra. Sotyania W., M. Kes |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 79 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |