Artikel Ilmiah : I1D019044 a.n. DEVI SUKMA SARI

Kembali Update Delete

NIMI1D019044
NamamhsDEVI SUKMA SARI
Judul ArtikelHUBUNGAN ANTARA TINGKAT KECUKUPAN ENERGI, PROTEIN DAN FREKUENSI KONSUMSI JAJANAN DENGAN KEJADIAN KURANG ENERGI KRONIK (KEK) PADA REMAJA PUTRI (Studi di Kecamatan Sampang Kabupaten Cilacap)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Latar Belakang: Kejadian kurang energi kronik (KEK) dapat dideteksi dini dengan
pengukuran LILA dan didapatkan hasil LILA <23,5 cm (55%). Konsumsi energi dan protein sesuai kebutuhan diharapkan bisa mencegah KEK. Bagi remaja putri KEK
berdampak pada masa sekarang dan masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara tingkat kecukupan energi, protein dan frekuensi konsumsi jajanan dengan
kejadian KEK pada remaja putri di Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap. Metode:
Penelitian ini merupakan penelitian observational dengan desain cross sectional. Sampel penelitian sebanyak 110 remaja putri (15-17 tahun). Menggunakan proporsional stratified random sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner FFQ untuk frekuensi konsumsi jajanan, dan SQ-FFQ untuk asupan energi dan protein. Analisis bivariat menggunakan uji Chi-square. Hasil Penelitian: Tingkat kecukupan energi dan protein sebagian besar dalam kategori lebih dengan frekuensi 59,1% dan 70%. Berdasarkan kejadian KEK sebagian besar tidak berisiko KEK sebanyak 53,6%. Analisis bivariat menunjukkan bahwa tidak ada
hubungan antara tingkat kecukupan energi (p=0,318), protein (p=0,617) dan frekuensi konsumsi jajanan (p=0,181) dengan kejadian KEK. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan antara tingkat kecukupan energi, protein dan frekuensi konsumsi jajanan dengan KEK.
Abtrak (Bhs. Inggris)Background: Chronic energy deficiency (CED) events are detected early by measuring
LILA and LILA results are <23.5 cm (55%). It was hoped that consuming energy and
protein as needed can prevent CED. For adolescent women, KEK has an impact on the
present and future. The study aims to determine the relationship between the level of adequacy of energy, protein, and frequency of consumption of snacks with the incidence of
CED in young women in Sampang District, Cilacap Regency. Method: This research was an observational study with a cross-sectional design. The research sample was 110 adolescent women (15-17 years). Used proportional stratified random sampling. The research instrument was the FFQ questionnaire for snack consumption and SQ-FFQ for
energy and protein intake. Bivariate analysis used the Chi-square test. Result: The level of adequacy of energy and protein is mostly higher with the percentage of 59.1% and 70%. Most of them are not at risk of KEK as much as 53.6%. The Chi-square test showed that there was no relationship between the level of energy sufficiency (p=0.318), protein (p=0.617), and frequency of snack consumption (p=0.181) with the incidence of CED.
Conclusion: There was no relationship between the level of adequacy of energy, protein,
and frequency of consumption of snacks with CED
Kata kunciKata kunci: Jajanan, KEK, Remaja, Tingkat Kecukupan Energi, Tingkat Kecukupan Protein
Pembimbing 1Erna Kusuma Wati, S.KM., M.Si.
Pembimbing 2Izka Sofiyya Wahyurin, S.Gz., M.P.H.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman8
Tgl. Entri2023-08-27 21:57:56.641892
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.