Artikel Ilmiah : G1A009071 a.n. ZULDI ERDIANSYAH
| NIM | G1A009071 |
|---|---|
| Namamhs | ZULDI ERDIANSYAH |
| Judul Artikel | PERBEDAAN STATUS HIDRASI ANTARA REMAJA DESA DAN KOTA DI KABUPATEN BANYUMAS |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | ABSTRAK Latar Belakang: Air merupakan substrat paling mendasar dalam tubuh manusia. Air berfungsi dalam setiap proses kimiawi dalam tubuh manusia, oleh karena itu keberadaan air diatur secara ketat dan seimbang oleh tubuh. Kecukupan cairan dalam tubuh atau status hidrasi dapat mempengaruhi keadaan kognitif, stamina dan fungsi organ. Remaja merupakan fase kehidupan yang rentan mengalami dehidrasi padahal cairan sangat penting bagi remaja yang sedang dalam masa tumbuh kembang. Dehidrasi dipengaruhi oleh gaya hidup, budaya, aktifitas fisik, asupan energi dan asupan cairan. Faktor-faktor tersebut dapat berbeda pada letak pemukiman tertentu (desa dan kota). Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan status hidrasi antara remaja desa dan kota di Kabupaten Banyumas. Metode: Studi observasional analitik cross sectional ini dilakukan pada 92 siswa SMA di Kabupaten Banyumas, 46 responden dari dua sekolah kota, 46 responden dari dua sekolah desa. Responden melakukan pengambilan urin pagi untuk diukur berat jenis urin pada laboratorium terstandarisasi. Analisis data menggunakan analisis univariat dan analisis bivariat dengan uji Mann-whitney. Hasil: Tidak terdapat perbedaan bermakna status hidrasi antara remaja desa dan kota di Kabupaten Banyumas (p=0,978). Status hidrasi yang ditunjukkan dengan berat jenis urin remaja desa memiliki median 1.015 mg/dl (1.005-1.030 mg/dl) sedangkan berat jenis urin remaja kota memiliki nilai median 1.020 mg/dl (1.005-1.030 mg/dl). Kesimpulan: Status hidrasi remaja desa tidak berbeda dengan remaja kota di Kabupaten Banyumas. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | ABSTRACT Background: Water is the most substantial substrate in human body. Water functioning in every chemical process on human body, because of that water adequacy are strictly regulated by human. Water content of human body or hydration status can influence cognitive, stamina and organ function condition. Adolescents are a living phase that susceptible towards dehydration,whereas water is very important for a developing adolescent. Dehidration is influenced by life style, cultural, level activity, energy consumption and water consumption. These factors are be effected by the location of residential. Objective : The study aimed to indentify hydration status differences between rural and urban adolescents at Banyumas regency Method: Analytic observasional cross sectional study was conducted at 92 high school students at Banyumas Regency, 46 student came from two rural high schools, 46 students came from two urban high schools. The students were taken urin morning test to measure urine-spesific gravity at a standardized laboratory. Data was analyzed by univariat analysis and bivariat analysis used mann-whitney test. Result: The result showed there was none significant differences of hydration status between rural and urban adolescents at Banyumas regency(p=0,978). Hydration status that shown by urine-spesific gravity that village adolescent had median 1.015 mg/dl (1.005-1.030 mg/dl), whereas city adolescents had median 1.020 mg/dl (1.005-1.030 mg/dl). Conclusion: Hydration status of rural adolescents are not different with urban adolescen at Banyumas Regency. |
| Kata kunci | status hidrasi, remaja desa, remaja kota |
| Pembimbing 1 | dr. Madya Ardi Wicaksono, M.Si |
| Pembimbing 2 | dr. Susiana Candrawati, Sp.KO |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2013 |
| Jumlah Halaman | 8 |
| Tgl. Entri | (belum diset) |