Artikel Ilmiah : A1D019004 a.n. ALVIRA RIZKI KHAIRUNNISA

Kembali Update Delete

NIMA1D019004
NamamhsALVIRA RIZKI KHAIRUNNISA
Judul ArtikelAPLIKASI GIBERELIN (GA3) UNTUK MENINGKATKAN PERTUMBUHAN,
HASIL, DAN KUALITAS UMBI BAWANG MERAH (Allium ascalonicum L.)
PADA MUSIM KEMARAU DI KECAMATAN SUMBANG, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Permintaan bawang merah terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah
penduduk dan kebutuhan konsumsi masyarakat. Salah satu cara untuk meningkatkan
produksi bawang merah adalah dengan memperhatikan unsur hara dan pertumbuhan
bawang merah. Salah satu cara untuk mempercepat waktu pertumbuhan bawang merah
adalah dengan penggunaan zat pengatur tumbuh (ZPT) pada tanaman. Penggunaan ZPT
giberelin atau disebut Gibberellic Acid (GA3) dapat meningkatkan daya berkecambah
benih bawang merah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh aplikasi
giberelin terhadap pertumbuhan, hasil dan kualitas tanaman bawang merah pada musim
kemarau dan konsentrasi giberelin yang efektif untuk meningkatkan produksi bawang
merah. Pelaksanaan penelitian dilakukan di lahan Desa Datar, Kecamatan Sumbang,
Banyumas pada bulan Juni sampai Oktober 2022. Penelitian dilakukan menggunakan
metode Rancangan Acak Kelompok (RAK) terdiri dari satu faktor yaitu konsentrasi GA3
dengan lima perlakuan konsentrasi yang berbeda, masing-masing terdiri dari 1000 ppm
(G1), 750 ppm (G2), 500 ppm (G3), 250 ppm (G4), dan 0 ppm (G5) yang diulang
sebanyak lima kali. Data dianalisis dengan analisis ragam, dilanjutkan dengan uji DMRT
(Duncan’s Multiple Range Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa aplikasi GA3 secara nyata berpengaruh dalam meningkatkan tinggi tanaman,
jumlah daun, kandungan antosianin, bobot umbi segar, bobot umbi askip, dan diameter
umbi yang mempengaruhi dugaan hasil per petak. Konsentrasi yang paling baik adalah
250 ppm.
Abtrak (Bhs. Inggris)The demand for shallots continues to increase in line with the increase in population
and consumption needs of the community. One way to increase shallot production is to
pay attention to the nutrients and growth of shallots. One way to speed up the growth
time of shallots is by using plant growth regulators (PGR). The use of gibberellin PGR
or called Gibberellic Acid (GA3) can increase the germination of shallot seeds. This study
aims to determine the effect of gibberellin application on the growth, yield, and quality
of shallot plants in the dry season and the effective concentration of gibberellins to increase shallot production. The research was carried out on the land of Datar Village,
Sumbang District, Banyumas on June - October 2022. The research was conducted using
a Randomized Block Design (RBD) method consisting of one factor, namely GA3
concentration with five different concentration treatments, each consisting of 1000 ppm
(G1), 750 ppm (G2), 500 ppm (G3), 250 ppm (G4), and 0 ppm (G5) repeated five times.
Data were analyzed by analysis of variance, followed by DMRT (Duncan's Multiple
Range Test) at a 5% error rate. The results showed that the application of GA3 had a
significant effect on increasing plant height, number of leaves, anthocyanin content, fresh
bulb weight, askip bulb weight, and bulb diameter which affected the estimated yield per
plot. The best concentration is 250 ppm.
Kata kuncibawang merah, pertumbuhan, GA3
Pembimbing 1Dr. Ir. Rostaman, M.Si
Pembimbing 2Risqa Naila Khusna Syarifah, S.P., M.P.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-08-25 08:21:05.228103
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.