| NIM | A1D016006 |
| Namamhs | MARYA ULFA |
| Judul Artikel | KARAKTERISASI MORFOLOGI MUTAN JERUK VARIETAS TERIGAS DAN TAWANGMANGU HASIL INDUKSI MUTASI IRADIASI SINAR GAMMA |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Penelitian bertujuan untuk mengetahui perbedaan dua varietas, membandingkan karakteristik mutan dengan tetuanya, dan memilih mutan terbaik. Penelitian dilaksanakan pada Mei sampai Juli 2023 di Screen house, Fakultas Pertanian Universitas Jenderal Soedirman, Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Penelitian ini merupakan percobaan lapangan dengan RAK (Rancangan Acak Kelompok). Faktor yang diuji dalam penelitian ini adalah tetua jeruk Terigas dan Tawangmangu. Apabila terdapat keragaman dilanjutkan Uji Beda Nyata Terkecil (BNT) taraf 5%. Selanjutnya Uji Least Significant Increase (LSI) taraf 5% digunakan untuk perbandingan keragaman mutan dengan tetua. Data kualitatif disajikan dalam bentuk tabel dan gambar berdasarkan panduan penyusunan deskripsi dan pengujian kebenaran varietas tanaman oleh Keputusan Menteri Pertanian Republik Indonesia. Hasil penelitian menunjukan ada perbedaan antara Terigas dan Tawangmangu pada tinggi tanaman dan diameter batang. Mutan TR 19 2102 mempunyai daun lebih lebar dibandingkan tetua Terigas dan Tawangmangu, mutan TR 19 3202 berdiameter lebih besar dibandingkan tetua Tawangmangu, mutan TM 19 3202 daunnya lebih lebar dibanding dengan tetua Terigas, dan mutan TM 19 3203 lebih panjang tangkai daunnya dibanding dengan tetua Terigas dan Tawangmangu. Berdasarkan karakter kualitatif mutan TR 19 2001 dari varietas Terigas berbeda dengan tetuanya pada karakter bentuk daun oval, tepi daun bergiri, pangkal daun membulat, tipe daun cembung, warna daun bagian atas RHS 137A, warna daun bagian bawah RHS 138B, dan panjang daun 10,2 cm; mutan TR 19 4002 berbeda pada karakter permukaan daun kusam, warna daun RHS 138A, dan panjang daun 7,2 cm; mutan TR 19 3202, TR 19 2002, dan TR 19 4102 berbeda dengan tetuanya pada karakter warna daun bagian atas RHS 139A. Mutan TM 19 6111 dari varietas Tawangmangu berbeda dengan tetuanya pada karakter bentuk tajuk perdu, dan tipe daun menekuk; mutan TM 19 6101 berbeda dengan tetuanya pada karakter ujung daun terbelah, pangkal daun runcing, dan permukaan daun kusam; mutan TM 19 6121 berbeda dengan tetuanya pada karakter ujung daun terbelah, pangkal daun berbentuk tumpul, dan permukaan daun kusam; mutan TM 19 6121 berbeda dengan tetuanya pada karakter tekstur kulit batang halus, warna batang kecoklatan, dan memiliki duri. Buah mutan Terigas beraroma lebih kuat, rasa lebih asam, dan jumlah biji yang lebih banyak. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The research aims to determine the differences between two varieties, compare the characteristics of mutants with their parent plants, and select the best mutants. The study was conducted from May to July 2023 in a Screen house at the Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, North Purwokerto Subdistrict, Banyumas Regency, Central Java. This research employed a Randomized Block Design (RBD) for field experimentation. The factors tested in this study were the parent plants of Terigas and Tawangmangu oranges. If variations were observed, a Least Significant Difference (LSD) test at a 5% significance level was carried out. Furthermore, a Least Significant Increase (LSI) test at a 5% significance level was employed to compare the variations between mutants and parent plants. Qualitative data were presented in the form of tables and images based on guidelines for compiling descriptions and verifying plant variety authenticity as established by the Decision of the Minister of Agriculture of the Republic of Indonesia. The research findings indicate differences between Terigas and Tawangmangu oranges in terms of plant height and stem diameter. Mutant TR 19 2102 has broader leaves compared to the parent plants of Terigas and Tawangmangu. Mutant TR 19 3202 has a larger diameter than the parent plant of Tawangmangu. Mutant TM 19 3202 has broader leaves than the parent plant of Terigas, and mutant TM 19 3203 has longer leaf stalks compared to the parent plants of Terigas and Tawangmangu. Based on qualitative characteristics, mutant TR 19 2001 from the Terigas variety differs from its parent plant in terms of leaf shape (oval), wavy leaf edges, rounded leaf base, convex leaf type, upper leaf color RHS 137A, lower leaf color RHS 138B, and leaf length of 10,2 cm. Mutant TR 19 4002 differs in terms of a dull leaf surface, leaf color RHS 138A, and leaf length 7,2 cm. Mutants TR 19 3202, TR 19 2002, and TR 19 4102 differ from their parent plants in terms of upper leaf color RHS 139A. Mutant TM 19 6111 from the Tawangmangu variety differs from its parent plant in terms of shrub crown shape and folded leaf type. Mutant TM 19 6101 differs from its parent plant in terms of split leaf tips, pointed leaf base, and dull leaf surface. Mutant TM 19 6121 differs from its parent plant in terms of split leaf tips, blunt leaf base, and dull leaf surface. Mutant TM 19 6121 differs from its parent plant in terms of smooth stem texture, brownish stem color, and the presence of thorns. Mutant Terigas fruits have a stronger aroma, more acidic taste, and a higher number of seeds. |
| Kata kunci | jeruk, karakterisasi, mutan, Terigas, Tawangmangu, dan iradiasi sinar gamma. |
| Pembimbing 1 | Dr. Ir. Noor Farid, M.Si. |
| Pembimbing 2 | Ir. Agus Sarjito, M.Sc. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2016 |
| Jumlah Halaman | 16 |
| Tgl. Entri | 2023-08-24 19:38:13.068096 |
|---|