| NIM | F1A019017 |
| Namamhs | FENINDA FEBRIANI |
| Judul Artikel | Perjuangan Perempuan Melawan Ketidakadilan Gender Dalam Film Moxie (2021) |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Film Moxie [2021] merepresentasikan perjuangan perempuan yang duduk di bangku SMA untuk melawan ketidakadilan gender pada perempuan di lingkungan sekolahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, mendeskripsikan dan menjelaskan perjuangan perempuan melawan ketidakadilan gender dalam film Moxie (2021). Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif. Metode analisis yang digunakan adalah semiotika Charles Sanders Peirce. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film Moxie merepresentasikan perjuangan perempuan melawan ketidakadilan gender yang terjadi di sekolah Rockport. Perjuangan tersebut ditunjukkan oleh tokoh utama perempuan dalam film tersebut yang membuat dan menyebarkan zine tentang pelaku ketidakadilan gender, dan isu feminisme. Selanjutnya, dia membuat sebuah tulisan “ RAPEPORT”, yang diunggah di akun Instagram Moxie. Tindakan tersebut sebagai bentuk solidaritas siswa perempuan untuk memperjuangkan keadilan terhadap korban pemerkosaan, dan keberanian para siswa perempuan untuk berbicara di depan umum terkait ketidakadilan gender di SMA Rockport. Bentuk ketidakadilan gender tersebut antara lain kekerasan non fisik dan subordinasi, berupa pelecehan verbal maupun memposisikan siswa perempuan sebagai siswa yang kemampuannya di bawah laki-laki. Selain itu terdapat hal lain yang menyebabkan adanya perlawanan yakni kasus pemerkosaan yang dialami oleh salah satu siswa perempuan di sekolah Rockport yang luput dari perhatian pihak sekolah. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | The film Moxie [2021] represents the struggle of women in high school to fight gender injustice against women in their school environment. This study aims to know, describe and explain women's struggle against gender injustice in the film Moxie (2021). The research method used in this study is qualitative research method. The method of analysis used is the semiotics of Charles Sanders Peirce. The results showed that the film Moxie represented women's struggle against gender injustice that occurred in Rockport schools. This struggle is shown by the female protagonist in the film who creates and spreads zines about perpetrators of gender injustice, and feminist issues. Next, she made a post "RAPEPORT", which was uploaded on Moxie's Instagram account.The action was a form of solidarity of female students to fight for justice for rape victims, and the courage of female students to speak out publicly about gender injustice at Rockport High School. These forms of gender injustice include non-physical and subordinated violence, in the form of verbal abuse and positioning female students as students whose abilities are below men. In addition, there is another thing that causes resistance, namely the rape case experienced by one of the female students at Rockport school that went unnoticed by the school. |
| Kata kunci | Film, Moxie, Ketidakadilan Gender, Perempuan, Zine |
| Pembimbing 1 | Dr. Sulyana Dadan, S.Sos., M.A |
| Pembimbing 2 | Drs. Hendri Restuadhi, M.Si., M.A. (Soc) |
| Pembimbing 3 | Dra. Tri Rini Widyastuti, M. Si. |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 22 |
| Tgl. Entri | 2023-08-24 16:14:12.119222 |
|---|