Artikel Ilmiah : A1D019012 a.n. NAJELA EDELWEIS ALVEONDARU

Kembali Update Delete

NIMA1D019012
NamamhsNAJELA EDELWEIS ALVEONDARU
Judul ArtikelPengaruh Pupuk Kasgot dan Zeolit terhadap Sifat Kimia Tanah Inceptisol pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum L.)
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dosis pupuk kasgot dan zeolit terhadap sifat kimia tanah. Penelitian dilaksanakan di Screen House Experimental Farm, Laboratorium Tanah/Sumberdaya Lahan, serta Laboratorium Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto dari bulan September 2022 hingga Maret 2023. Rancangan yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Lengkap (RAKL) dengan perlakuan dua faktor. Faktor pertama yaitu dosis pupuk kasgot 0 kg/ha (K0), pupuk kasgot 500 kg/ha (K1), pupuk kasgot 1000 kg/ha (K2), dan faktor kedua yaitu dosis zeolit 0 kg/ha (K0), zeolit 500 kg/ha (Z1), zeolit 1000 kg/ha (Z2). Data hasil percobaan dianalisis dengan menggunakan uji F, jika hasil yang didapat menunjukkan pengaruh nyata, maka dilanjutkan uji DMRT (Duncan Multiple Ranfe Test) pada taraf kesalahan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemberian pupuk kasgot mampu meningkatkan N-Total secara kuadrater dengan dosis 1000 kg/ha masih menunjukkan peningkatan. Pemberian pupuk kasgot mampu meningkatkan N-Tersedia dengan dosis optimum 700 kg/ha. Perlakuan pemberian zeolit mampu menigkatkan KTK dengan dosis optimum 800 kg/ha, N-Total dengan dosis optimum 383,33 kg/ha dan N-Tersedia dengan dosis optimum 660 kg/ha. Kombinasi antara dosis pupuk kasgot 1000 kg/ha dan zeolit 500 kg/ha mampu memberikan hasil terbaik pada variabel K-Total. Kombinasi antara dosis pupuk kasgot 500 kg/ha dan zeolit 500 kg/ha mampu memberikan hasil terbaik pada variabel C-Organik, P-Total dan P-Tersedia.
Abtrak (Bhs. Inggris) This research aims to determine the effect of kasgot and zeolite fertilizer doses on soil chemical properties. The research was conducted at the Screen House Experimental Farm, Soil/Land Resources Laboratory, and Agronomy and Horticulture Laboratory, Faculty of Agriculture, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto from September 2022 to March 2023. The design used was a Randomized Complete Group Design (RAKL) with two factors. The first factor is the dose of 0 kg/ha kasgot fertilizer (K0), 500 kg/ha kasgot fertilizer (K1), 1000 kg/ha kasgot fertilizer (K2), and the second factor is the dose of zeolite 0 kg/ha (K0), zeolite 500 kg/ha (Z1), zeolite 1000 kg/ha (Z2). The experimental data were analyzed using the F test, if the results obtained showed a real effect, then continued the DMRT (Duncan Multiple Ranfe Test) test at the 5% error level. The results of this research show that the application of cassava fertilizer was able to increase N-Total in quadraterally with a dose of 1000 kg/ha still showing an increase. The application of cassava fertilizer was able to increase N-Available with an optimum dose of 700 kg/ha. The treatment of zeolite application was able to increase CEC with an optimum dose of 800 kg/ha, N-Total with an optimum dose of 383.33 kg/ha and N-Available with an optimum dose of 660 kg/ha. The combination of 1000 kg/ha kasgot fertilizer dose and 500 kg/ha zeolite was able to give the best results on the K-Total variable. The combination of 500 kg/ha kasgot fertilizer dose and 500 kg/ha zeolite is able to provide the best results on C-Organic, P-Total and P-Available variables.
Kata kunciBawang Merah, Zeolit, Pupuk Kasgot
Pembimbing 1Prof Ir. Kharisun, Ph.D
Pembimbing 2Zulfa Ulinnuha S.P. M.Si
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman15
Tgl. Entri2023-08-24 15:30:36.234284
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.