Artikel Ilmiah : A1D019138 a.n. JIHAN NUR FAUZIAH

Kembali Update Delete

NIMA1D019138
NamamhsJIHAN NUR FAUZIAH
Judul ArtikelPERBANDINGAN TINGKAT SERANGAN HAMA Vatiga illudens DI SCREEN HOUSE DAN PENYUSUNAN TABEL HIDUP PADA BERBAGAI AKSESI TANAMAN SINGKONG BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)Vatiga illudens (Hemiptera: Tingidae) (Drake, 1922) merupakan hama invasif yang bersifat monofag dan terdeteksi untuk pertama kalinya di Indonesia pada tahun 2021. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat intensitas serangan dari berbagai aksesi Banyumas dan pembuatan tabel hidup hama V. illudens. Penelitian ini dilaksanakan di Screen House, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman dari bulan September 2022 sampai dengan bulan Maret 2023. Hasil dari penelitian ini ialah rerata intensitas tertinggi terjadi pada aksesi Gumelar yang dikenal sebagai singkong sayur dan terendah pada aksesi Sumbang yang dikenal sebagai singkong Variegata. Studi neraca hayati menunjukkan nilai laju reproduksi bersih (Ro) tertinggi terjadi pada aksesi Gumelar dengan nilai 434,63 dan terendah terjadi pada aksesi Sumbang 2 dengan nilai 100,55 individu, laju pertambahan intrinsik (rm) tertinggi pada aksesi Sokaraja 2 dengan nilai 0,43 individu dan terendah terjadi pada aksesi Sumbang 2 dengan nilai 0,34 individu, rataan masa generasi (T) tertinggi terjadi pada aksesi Gumelar dengan perkembangan 16,48 hari dan terendah terjadi pada aksesi Cilongok dengan perkembangan 12,97 hari, masa penggandaan (Dt) terlama berlangsung pada aksesi Sumbang 2 dengan waktu 2,05 hari dan tercepat pada aksesi Sokaraja 2 dengan waktu 1,62 hari, dan laju pertambahan terbatas (λ) tertinggi terjadi pada aksesi Cilongok sebesar 34,36 hari dan terendah terjadi pada aksesi Gumelar dengan nilai sebesar 0,44 hari. Aksesi dan hari berpengaruh terhadap perkembangan populasi hama V. illudens. Semakin tinggi suhu dan kelembapan udara, penyebaran hama akan meningkat. Harapan hidup tertinggi terjadi pada stadia nimfa dan terendah pada stadia telur. Hama V. illudens memiliki kesesuaian terhadap tanaman singkong sayur yang berasal dari aksesi Gumelar dan tidak memiliki kesesuaian terhadap tanaman singkong Variegata yang berasal dari aksesi Sumbang.
Abtrak (Bhs. Inggris)was detected for the first time in Indonesia in 2021. This study aims to determine the level of attack intensity from various Banyumas accessions and make a living table of V. illudens pests. This research was carried out at Screen House, Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University from September 2022 to March 2023. The result of this study is that the highest average intensity occurs in Gumelar accession known as vegetable cassava and lowest in Discordant accession known as Variegata cassava. The biological balance study showed that the highest net reproduction rate (Ro) value occurred in the Gumelar accession with a value of 434.63 and the lowest occurred in the Sumbang 2 accession with a value of 100.55 individuals, the highest intrinsic accretion rate (rm) in the Sokaraja 2 accession with a value of 0.43 individuals and the lowest occurred in the Sumbang 2 accession with a value of 0.34 individuals, the highest average generation period (T) occurred in the Gumelar accession with a development of 16.48 days and the lowest occurred in the Cilongok accession with a development of 12.97 days, the longest doubling period (Dt) took place in the Sumbang 2 accession with a time of 2.05 days and the fastest in the Sokaraja 2 accession with a time of 1.62 days, and the highest limited accretion rate (λ) occurred in the Cilongok accession of 34.36 days and the lowest occurred in the Gumelar accession with a value of 0.44 days. Accessions and days affect the development of V. illudens pest populations. The higher the temperature and humidity of the air, the spread of pests will increase. Life expectancy is highest in nymph stadia and lowest in egg stadia. V. illudens pests have compatibility with vegetable cassava plants derived from Gumelar accession and do not have compatibility with Variegata cassava plants derived from Discordant accession.
Kata kunciKata kunci : Hemiptera, Populasi, Siklus Hidup, Tingidae
Pembimbing 1Agus Suroto, S.Pd., M. Si.
Pembimbing 2Dr. Etik Wukir Tini, S.P., M.P.
Pembimbing 3-
Tahun2023
Jumlah Halaman10
Tgl. Entri2023-08-24 15:30:21.762992
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.