Artikel Ilmiah : H1H008021 a.n. RAINA DWI PUTRI APRIANI

Kembali Update Delete

NIMH1H008021
NamamhsRAINA DWI PUTRI APRIANI
Judul ArtikelPERKEMBANGAN EMBRIO HIBRIDISASI IKAN NILEM (Osteochilus spp) STRAIN SERUNI DAN MANGUT
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian berjudul “Perkembangan Embrio Hibridasi Ikan Nilem (Osteochilus spp) Strain Seruni dan Mangut” telah dilakukan pada bulan Agustus 2012. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perkembangan embrio, diameter telur, derajat penetasan telur (HR), dan waktu perkembangan embrio hibridisasi ikan nilem strain mangut dan strain seruni. Hasil penelitian menunjukkan diameter telur perkembangan embrio hibridisasi pada perlakuan strain seruni jantan dan mangut betina memiliki rataan 1,162±0,042 mm, serta strain mangut jantan dan betina seruni memiliki rataan 1,112±0,05 mm. Derajat penetasan telur (HR) ikan nilem hibridisasi strain strain seruni jantan dan mangut betina dengan rataan 61,198±3,545, serta strain mangut jantan dan betina seruni dengan rataan 37,268 ±3,9. Waktu perkembangan embrio hibdirisasi seruni jantan dan betina mangut terjadi 22 jam 19 menit, dan mangut jantan dan betina seruni terjadi 25 jam 3 menit dengan suhu ruang berkisar 25-27°C.

Kata kunci : perkembangan; embrio; hibridisasi; ikan nilem
Abtrak (Bhs. Inggris)A study, entitled "Development of Fish Embryos Hard-lipped Barb (Osteochilus spp) hybridization Seruni and Mangut Strains" was conducted in August 2012. The study aims to examine the embryo development, egg diameter, hatching rate (HR), and the time of embryo development of hybridized Seruni and Mangut fish strains. Results showed that egg diameter of hybridized male Seruni and female Mangut strains averaged 1.162±0.042 mm, and embryo development averaged 1.112±0.05 mm. Hatching rate (HR) of male Seruni and female Mangut strains was 61.198±3.545, and in male Mangut and female Seruni strains was 37.268±3.9. Embryonic development time of male Seruni and female Mangut strains was 22 hours 19 minutes, and in male Mangut and female Seruni strains 25 hours 3 min at room temperature ranging from 25-27°C.

Keywords: development; embryo; hard-lipped barb; hybridization
Kata kunciperkembangan; embrio; hibridisasi; ikan nilem
Pembimbing 1Dr.Ir. P. Hary T.S, MS
Pembimbing 2Taufik Budhi P., S.Pi, MSi.
Pembimbing 3
Tahun2013
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri(belum diset)
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.