Artikel Ilmiah : F1F017059 a.n. EVELYN DAMAYANTI SURYANEGARA

Kembali Update Delete

NIMF1F017059
NamamhsEVELYN DAMAYANTI SURYANEGARA
Judul ArtikelUPAYA PEMERINTAH INDONESIA DALAM MEMBERIKAN HAK PENDIDIKAN KEPADA ANAK PEKERJA MIGRAN INDONESIA DI PERKEBUNAN SAWIT SABAH MALAYSIA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian yang berjudul “ Upaya Pemerintah Indonesia dalam Memberikan Hak Pendidikan kepada Anak Pekerja Indonesia di Perkebunan Sawit Sabah Malaysia” berfokus kepada bagaimana upaya yang pemerintah Indonesia berikan hak pendidikan kepada anak pekerja migran Indonesia yang berada di perkebunan sawit Sabah Malaysia yang pada dasarnya merupakan anak - anak yang memiliki permasalahan yang sangat kompleks yaitu kekurangan dokumen resmi, eksploitasi anak, dan kekurangan akses pendidikan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara & dokumen. Penelitian ini dianalisis dengan konsep HAM yang merujuk pada konvensi hak anak dengan menggunakan skema 4A Tomasevski: Availability, Accessibility, Acceptability, dan Adaptability. Sebagai salah satu negara penandatangan United Nations Conventions on the Rights of the Child’s pemerintah Indonesia memiliki kewajiban untuk menjamin bahwa semua anak warga negaranya harus mendapatkan haknya atas pendidikan. Dalam upaya untuk menjamin pendidikan bagi anak pekerja migran Indonesia, pemerintah Indonesia berusaha untuk memberikan pendidikan berkualitas melalui pendidikan alternatif Community Learning Center.
Abtrak (Bhs. Inggris)This research entitled "Efforts of the Indonesian Government in Providing Education Rights to Indonesian Migrant Workers' Children in Sabah, Malaysia's Oil Palm Plantations" focuses on the Indonesian government's efforts to grant education rights to Indonesian migrant workers' children in Sabah's oil palm plantations. These children face complex issues, including lack of official documents, child exploitation, and limited access to education. This research adopts a qualitative approach, utilizing data collection through interviews and documents. The study is analyzed within the framework of human rights, referring to the Convention on the Rights of the Child, using Tomasevski's 4A scheme: Availability, Accessibility, Acceptability, and Adaptability. As a signatory to the United Nations Convention on the Rights of the Child, the Indonesian government holds the responsibility to ensure educational rights for all its children. In response to these challenges, the government endeavors to provide quality education through alternative education which is known as Community Learning Center.
Kata kunciPemerintah Indonesia, Hak Pendidikan, Anak Pekerja Migran Indonesia, Perkebunan Kelapa Sawit, Konvensi Hak Anak, Sabah Malaysia.
Pembimbing 1Arief Bakhtiar Darmawan, S.IP., M. A
Pembimbing 2Dr. Agus Haryanto S.IP., M.Si.
Pembimbing 3Nuriyeni Kartika Bintarsari, S.IP, M.A, Ph.D
Tahun2023
Jumlah Halaman145
Tgl. Entri2023-08-24 09:36:20.933571
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.