Artikel Ilmiah : A1D019098 a.n. SEFIRA TRI FASTIANA

Kembali Update Delete

NIMA1D019098
NamamhsSEFIRA TRI FASTIANA
Judul ArtikelKAJIAN STATUS UNSUR HARA SULFUR DAN SIFAT KIMIA TANAH DI LAHAN SAWAH DAS SERAYU KECAMATAN SUSUKAN KABUPATEN BANJARNEGARA
Abstrak (Bhs. Indonesia)Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Mengetahui sebaran unsur hara sulfur di lahan sawah DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara, 2) Menentukan rekomendasi pemupukan sulfur di lahan sawah di DAS Serayu Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara. Penelitian dilaksanakan di lahan sawah pertanaman padi di wilayah DAS Serayu Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara dan Laboratorium Tanah/Sumberdaya Lahan Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman, Purwokerto. Titik pengambilan sampel ditentukan dengan Peta SLH dengan skala 1:25.000. Peta satuan lahan homogen dibuat dengan menumpangtindihkan (overlay) peta administrasi dengan peta kelerengan, peta jenis tanah, dan peta penggunaan lahan. Pengambilan sampel tanah dilakukan secara komposit di setiap lokasi pengamatan dengan melakukan pengeboran tanah pada kedalaman 0-25 cm dan 25-50 cm. Variabel yang diamati pada penelitian meliputi pH H2O, pH KCl, daya hantar listik tanah, potensial redoks tanah, kapasitas tukar kation, S-tersedia tanah, dan hasil tanaman padi. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan unsur hara sulfur pada tanah tersedia dalam bentuk SO42- di Kecamatan Susukan Kabupaten Banjarnegara memiliki harkat sedang hingga tinggi. Nilai koefisien determinasi antara S-tersedia tanah dengan hasil tanaman adalah R2 = 0,3195 pada jenis tanah Aluvial dan R2 = 0,1555 pada jenis tanah Latosol Rekomendasi pemupukan S untuk pertanaman padi sawah di Kecamatan Susukan yaitu berkisar 7-49 kg SO42-/ha atau setara dengan 30-206 kg ZA/ha. Namun, secara umum pemupukan sulfur untuk pertanaman padi di Kecamatan Susukan tidak diperlukan.
Abtrak (Bhs. Inggris)This study aims to: 1) determine the distribution of sulfur nutrients in rice fields in the Serayu Watershed, Susukan District, Banjarnegara Regency, 2) determine the recommendation for sulfur fertilization in paddy fields in the Serayu Watershed, Susukan District, Banjarnegara Regency. The research was conducted in rice paddy fields in Serayu Watershed, Susukan Sub-District, Banjarnegara Regency, and the Soil Laboratory/Land Resources Faculty of Agriculture, Jenderal Soedirman University, Purwokerto. Sampling points were determined by the Land Unit Map with a scale of 1:25.000. The homogeneous land unit map was made by overlaying the administrative maps with the slope maps, soil type maps, and land use maps. Soil sampling was conducted compositely at each observation location by drilling the soil at a depth of 0-25cm and 25-50cm. Variables observed in the study included pH H2O, pH KCl, electrical conductivity, soil redox potential, cation exchange capacity, soil S-availability, and rice yield. The results showed that the availability of sulfur nutrients in soil in the form of SO42- in Susukan District, Banjarnegara Regency has a medium to high level. The coefficient of determination between soil S-availability and crop yield was R2 = 0,3195 on Aluvial soil type and R2 = 0,1555 on Latosol soil type. S fertilization recommendations for rice paddies in Susukan District are in the range of 7-49 kg SO42-/ha or equivalent to 30-206 kg ZA/ha. However, in general, sulfur fertilization for rice paddies in Susukan sub-district is not required.
Kata kuncisulfur, sifat kimia tanah, dan lahan sawah
Pembimbing 1Dr. Ir. Muhammad Rif'an, M.P.
Pembimbing 2Ir. Purwandaru Widyasunu, M.Sc.Agr
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman12
Tgl. Entri2023-08-23 20:14:45.946838
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.