Artikel Ilmiah : C1C019079 a.n. HANA PERTIWI
| NIM | C1C019079 |
|---|---|
| Namamhs | HANA PERTIWI |
| Judul Artikel | Pengaruh Perubahan Tarif Pajak, Kesadaran Wajib Pajak, Sanksi Perpajakan, dan Kualitas Pelayanan Fiskus terhadap Kepatuhan Wajib Pajak UMKM di KPP Pratama Purwokerto |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Sejak tahun 2013 pemerintah sudah menyoroti potensi penerimaan pajak di bidang UMKM di Indonesia. Persentase kepatuhan wajib pajak UMKM di KPP Pratama Purwokerto dalam melaporkan SPT Tahunan setiap tahunnya masih belum maksimal. Data per tahun 2022 menunjukan jumlah UMKM yang melaporkan SPT Tahunan sebanyak 5.229 dari jumlah UMKM yang terdaftar adalah sebanyak 6.091. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji pengaruh perubahan tarif pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, dan kualitas pelayanan fiskus terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM di KPP Pratama Purwokerto. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori atribusi. Populasi dalam penelitian ini menggunakan UMKM yang terdaftar sebagai wajib pajak di KPP Pratama Purwokerto. Penentuan responden menggunakan random sampling dengan jumlah responden sebanyak 100 responden. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perubahan tarif pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, (2) Kesadaran wajib pajak berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, (3) Sanksi perpajakan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM, (4) Kualitas pelayanan fiskus berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepatuhan wajib pajak UMKM. Implikasi dari penelitian ini adalah pemerintah diharap dapat memberikan pelayanan kepada wajib pajak yang lebih baik lagi dan selalu meningkatkan frekuensi sosialisasi tentang perubahan tarif pajak dan peraturan mengenai insentif pajak kepada para pelaku UMKM agar meningkatkan kepatuhan wajib pajak. Sedangkan untuk wajib pajak diharapkan mengikuti perkembangan sistem perpajakan yang telah dikembangkan untuk memudahkan pajak dalam melakukan kewajiban perpajakannya. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Since 2013, the Indonesian government has emphasized the potential for tax revenue in the MSME sector. At KPP Pratama Purwokerto, the compliance percentage of MSME taxpayers reporting their Annual Tax Return each year is still suboptimal. According to 2022 data, only 5,229 out of 6,091 registered MSMEs filed their Annual Tax Return. This study aims to examine the effect of changes in tax rates, taxpayer awareness, tax sanctions, and the quality of tax administration services on the compliance of MSME taxpayers at KPP Pratama Purwokerto. This research employed attribution theory. The study population includes MSMEs registered as taxpayers at KPP Pratama Purwokerto. The sample consisted of 100 respondents, who were selected using random sampling. Based on the research results, it shows that: (1) Changes in tax rates have a positive and significant effect on MSME taxpayer compliance, (2) Taxpayer awareness has a positive and significant effect on MSME taxpayer compliance, (3) Tax sanctions have a positive and significant effect on MSME taxpayer compliance, (4) The quality of fiscal services has a positive and significant effect on MSME taxpayer compliance. The implication of this research is that the government is expected to provide better services to taxpayers and always increase the frequency of socialization about changes in tax rates and regulations regarding tax incentives for MSME actors in order to increase taxpayer compliance. Meanwhile, taxpayers are expected to follow the development of the tax system that has been developed to make it easier for taxpayers to meet their tax obligations. |
| Kata kunci | UMKM, perubahan tarif pajak, kesadaran wajib pajak, sanksi perpajakan, kualitas pelayanan fiskus. |
| Pembimbing 1 | Drs. Rasyid Mei Mustafa, MM., Ak, CA |
| Pembimbing 2 | Warsidi, S.E., M.Si., Ak |
| Pembimbing 3 | Dr. Uswatun Hasanah, S.E., M.Si., Ak |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2023-08-23 07:56:57.014004 |