Artikel Ilmiah : A1A019024 a.n. YOSITA ANANDA RAHAYU

Kembali Update Delete

NIMA1A019024
NamamhsYOSITA ANANDA RAHAYU
Judul ArtikelAnalisis Perbandingan Pendapatan dan Keuntungan Usahatani Mina Padi dengan Usahatani Padi Konvensional di Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)Sistem usahatani mina padi merupakan sistem budidaya tanaman padi dengan ikan secara bersama-bersama. Sistem mina padi ini mampu meningkatkan produksi padi dan meningkatkan penerimaan petani daripada usahatani padi konvensional karena adanya tambahan penerimaan dari ikan dan peningkatan penerimaan padi itu sendiri. Meskipun demikian, budidaya ini membutuhkan tambahan biaya yang cukup tinggi dari budidaya padi konvensional. Oleh karena itu, penelituan ini bertujuan untuk (1) mengetahui besarnya biaya, penerimaan, pendapatan, dan keuntungan usahatani mina padi serta usahatani padi konvensional, (2) mengetahui bagaimana perbandingan pendapatan dan keuntungan usahatani mina padi dengan usahatani padi konvensional, (3) mengetahui apakah usahatani mina padi dan usahatani padi konvensional layak atau tidak layak untuk diusahakan. Analisis usahatani (biaya, penerimaan, pendapatan, keuntungan, dan kelayakan usahatani) serta uji perbandingan dua rata-rata Z hitung digunakan untuk menjawah tujuan penelitian tersebut. Berdasarkan hasil uji beda dua rata-rata pendapatan usahtani mina padi (Rp33.196.749,53/Ha/MT) lebih besar dari rata-rata pendapatan usahatani padi konvensional (Rp22.415.527,80/Ha/MT). Begitupula dengan rata-rata keuntungan usahatani mina padi (Rp23.011.873,94/Ha/MT) lebih besar dari rata-rata keuntungan usahatani padi konvensional (Rp14.793.532,64/Ha/MT). Berdasarkan analisis kelayakan usahatani R/C ratio, B/C ratio, dan BEP, usahatani mina padi dan padi konvensional layak untuk diusahakan.

Abtrak (Bhs. Inggris)The rice mina farming system is a system of cultivating rice plants with fish together. This rice mina system is able to increase rice production and increase farmers' income compared to conventional rice farming due to additional income from fish and increased income from rice itself. However, this cultivation requires additional costs that are quite high from conventional rice cultivation. Therefore, this research aims to (1) determine the amount of costs, revenues, income, and profits of rice mina farming and conventional rice farming, (2) determine how the comparison of income and profits of rice mina farming with conventional rice farming, (3) determine whether rice mina farming and conventional rice farming are feasible or not feasible to be cultivated. Analysis of farming (cost, revenue, income, profit, and feasibility of farming) as well as the comparison test of two average Z counts were used to underline the objectives of the study. Based on the results of the two-tailed test, the average income of rice mina farming (Rp33,196,749.53/Ha/MT) is greater than the average income of conventional rice farming (Rp22,415,527.80/Ha/MT). Likewise, the average profit of rice mina farming (Rp23,011,873.94/Ha/MT) is greater than the average profit of conventional rice farming (Rp14,793,532.64/Ha/MT). Based on the analysis of farm feasibility R/C ratio, B/C ratio, and BEP, rice mina farming and conventional rice are viable.
Kata kunciKata Kunci: biaya, keuntungan, mina padi, penerimaan, pendapatan,
Pembimbing 1Dr. Ir. Agus Sutanto, M.P.
Pembimbing 2Dr. Ir. Suyono, M.S.
Pembimbing 3
Tahun2023
Jumlah Halaman16
Tgl. Entri2023-08-22 20:59:40.029859
Cetak Bukti Unggah
© Universitas Jenderal Soedirman 2026 All rights reserved.