| NIM | F2B021010 |
| Namamhs | FIRLI WELI WALDIYANTI |
| Judul Artikel | Pemberdayaan Jogo Tonggo Jogo Keluarga sebagai upaya penanganan Covid 19 Berbasis Kearifan Lokal di Karangnangka, Kedungbanteng, Banyumas |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Tulisan ini menggambarkan pemberdayaan jogo tonggo jogo keluarga sebagai upaya penanganan Covid 19 berbasis kearifan lokal. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan bagaimana proses dan metode pemberdayaan jogo tonggo jogo keluarga. Penelitian ini dilakukan di Desa Karangnangka Kecamatan Kedungbanteng Kabupaten Banyumas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik analisis data model inetarktif dari Milles dan Huberman. Hasil penelitian ini adalah proses pemberdayaan jogo tonggo jogo keluarga terdapat tujuh tahapan. Tahapan ini berupa tahap penyadaran, menunjukkan adanya masalah , pemecahan masalah, menunjukkan pentingnya perubahan, melakukan pengujian dan demonstrasi, memproduksi dan publikasi informasi, serta melakukan kegiatan pemberdayaan. Metode yang dilakukan dalam pemberdayaan ini adalah PRA (Participatory Rural Appraisal). Pemberdayaan ini mengikutsertakan seluruh lapisan masyarakat dengan mengoptimalkan peran-peran yang ada serta adanya fasilitator dari dalam Desa Karangnangka yaitu ibu bidan. Rekomendasi yang dapat diberikan adalah sebaiknya masyarakat yang mengajukan diri sendiri secara sukarela. Pemberdayaan Jogo Tonggo Jogo Keluarga juga juga diharapkan dapat terus berlanjut setelah pandemi Covid 19. Khususnya kegiatan pemantauan kesehatan. Hal ini berguna pada ketahanan kesehatan masyarakat di Desa Karangnangka. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | This paper describes the empowerment of jogo tonggo jogo families as an effort to deal with Covid 19 based on local wisdom. The purpose of this research is to describe the process and methods of empowering the jogo tonggo jogo family. This research was conducted in Karangnangka Village, Kedungbanteng District, Banyumas Regency. This study used a qualitative method with an interactive model data analysis technique from Milles and Huberman. The results of this study are the process of empowering jogo tonggo jogo families, there are seven stages. This stage is in the form of raising awareness, showing problems, solving problems, showing the importance of change, conducting tests and demonstrations, producing and publishing information, and carrying out empowerment activities. The method used in this empowerment is PRA (Participatory Rural Appraisal). This empowerment involves all levels of society by optimizing existing roles and having a facilitator from within Karangnangka Village, namely the midwife. The recommendation that can be given is that it is better if the community volunteers themselves. Empowerment of Jogo Tonggo Jogo Keluarga is also expected to continue after the Covid 19 pandemic. Especially health monitoring activities. This is useful for community health resilience in Karangnangka Village. |
| Kata kunci | Pemberdayaan jogo tonggo jogo keluarga, masyarakat, kearifan lokal |
| Pembimbing 1 | Joko Santoso |
| Pembimbing 2 | Soetji Lestari |
| Pembimbing 3 | Muslihudin |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 14 |
| Tgl. Entri | 2023-08-22 20:00:35.583773 |
|---|