Artikel Ilmiah : I1A018124 a.n. ISADORA RAVENSKA LEWAHERILLA
| NIM | I1A018124 |
|---|---|
| Namamhs | ISADORA RAVENSKA LEWAHERILLA |
| Judul Artikel | Perilaku Pencarian Pengobatan Malaria Pada Ibu Hamil di Kabupaten Jayapura |
| Abstrak (Bhs. Indonesia) | Latar Belakang: Data malaria pada ibu hamil di Kabupaten Jayapura sebesar 11,71%. Salah satu populasi yang rentan terkena penyakit malaria adalah ibu hamil. Sebagian besar masyarakat di Papua masih menggunakan cara pengobatan tradisional yang tidak mempengaruhi proses penyembuhan, diantaranya dengan mendatangi pengobatan alternatif, melakukan swamedikasi dan meminum ramuan yang dipercaya bisa menyembuhkan malaria. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi, dan metode pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara mendalam dan observasi di Kabupaten Jayapura. Informan utama adalah 10 orang ibu hamil dan 7 orang informan pendukung yang terdiri dari keluarga ibu hamil, petugas kesehatan, dan penyedia layanan pengobatan alternatif. Hasil Penelitian: Menurut informan, malaria disebabkan oleh gigitan nyamuk anopheles betina. Sumber informasi malaria yang diandalkan informan adalah petugas kesehatan, radio, poster, pamflet dan internet. Upaya pencegahan yang dilakukan informan terhadap penyakit malaria adalah dengan menggunakan kelambu, raket nyamuk dan rak telur. Dalam mengobati penyakit malaria informan menggunakan dua cara yaitu medis dan tradisional. Sikap yang dirasakan informan saat terkena penyakit malaria seperti menganggap penyakit malaria sebagai penyakit biasa, takut, waspada, khawatir dan putus asa. Dukungan sosial yang diperoleh informan adalah menjenguk, menemani di rumah sakit dan mendoakan kesembuhan. Akses yang dibutuhkan informan adalah fasilitas kesehatan yang mudah dijangkau. Simpulan: Perilaku pengobatan malaria yang dilakukan informan ibu hamil menggunakan cara tradisional yang diyakini masyarakat setempat dan juga melakukan pengobatan sendiri ketika mengalami penyakit malaria dan pilihan terakhir ketika kondisi badan tidak kunjung membaik adalah memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan dan dibawa obat yang diberikan oleh petugas dari puskesmas. Untuk itu, disarankan agar semua ibu hamil bersedia melakukan pemeriksaan malaria saat mengalami gejala malaria. |
| Abtrak (Bhs. Inggris) | Background: Data on malaria in pregnant women in Jayapura Regency is 11.71%. One of the populations that is vulnerable to malaria is pregnant women. Most people in Papua still use traditional healing methods that do not affect the healing process, including by visiting alternative treatments, self-medication and drinking concoctions that are thought to cure malaria. Method: This study uses qualitative methods with a phenomenological approach, data collection methods are carried out with in-depth interview techniques and observations in Jayapura Regency. The main informant was 10 pregnant people and 7 supporting informants including pregnant women's families, health workers, and alternative medicine service providers. Research Result: According to informants, malaria is caused by anopheles mosquito bites. Sources of malaria information relied on by informants were health workers, radio, posters, pamphlets and the internet. Prevention efforts carried out by informants against malaria are by using mosquito nets, mosquito rackets and burning egg racks. In treating malaria, informants use two ways, namely medical and traditional. The attitude felt by informants when exposed to malaria such as considering malaria a common disease, fear, alert, sadness, panic, resignation, worry and despair. The social support obtained by informants is to visit, accompany in the hospital and pray for recovery. Access to health services needed by informants is health facilities that are easily accessible. Conclusion: The implementation of menstrual hygiene has been carried out by female students affected by pruritus vulvae. The application of menstrual hygiene is influenced by the activities of female students at the Islamic boarding school. Facilities and infrastructure have an effect on although according to the results of this study the infrastructure still needs to be improved, especially the bathrooms which aim to make it easier for female students to change pads. |
| Kata kunci | Kata Kunci: Malaria, Ibu hamil, Perilaku pencarian pengobatan, Pengobatan alternatif. |
| Pembimbing 1 | Elviera Gamelia, SKM., M.Kes. |
| Pembimbing 2 | Windri Lesmana Rubai, S.Gz., M.P.H. |
| Pembimbing 3 | |
| Tahun | 2023 |
| Jumlah Halaman | 13 |
| Tgl. Entri | 2023-08-22 19:51:03.584586 |